BAGIAN KE-10

3.3K 158 14
                                        

HALO!
TERIMA KASIH SUDAH MENYEMPATKAN MEMBACA CERITA SAYA.
JANGAN LUPA UNTUK VOTE DAN TINGGALKAN JEJAK<3

If I woke up without ya
I don't know what I would do
Thought I could be single forever
'Til I met you
Usually don't be fallin', be fallin', fallin' fast
You got a way of keeping me comin' back to back

I just found out, the only reason that you lovin' me
Was to get back at your ex-lover but before you leave
Usually I would never, would never even care
Baby I know she creepin', I feel it in the air

Every night and every day
I try to make you stay
But your

Savage love
Did somebody, did somebody
Break your heart?
Lookin' like an angel
But your savage love
When you kiss me
I know you don't give two fucks
But I still want that

🎧Savage Love

Ada yang mau riquest?

Luna dan Arkan sudah berhenti di sebuah parkiran mall. Luna dibuat terkejut lantaran Arkan membawanya ke sebuah mall.

Arkan sudah keluar lebih dahulu dari mobil, Luna yang melihat itu buru-buru Luna mengikutinya, kemudian mensejajarkan langkah kakinya dengan langkah kaki milik Arkan.

"Pak, kenapa kita ke sini sih Pak?" tanya Luna dengan sedikit was-was melihat sekitar.

"Kenapa?" Arkan bertanya balik.

"Kebisaan banget, kalau ditanya pasti balik tanya," cibir Luna.

Arkan menghela nafas sejenak kemudian berucap. "Katanya tadi kamu lapar."

"Astaga Pak, ya jangan makan disini juga 'kan bisa Pak," omel Luna yang masih berlanjut "Kalau ada orang tau saya pergi sama Bapak 'kan bahaya."

"Ini tempat umum Luna, kalaupun ada orang yang liat itu wajar," ujar Arkan dengan menghela nafasnya.

"Ya emang bener ini tempat umum Pak, tapi bahaya kalo sampe ada anak kampus yang liat kita, pasti pikiran mereka ngiranya yang tidak-tidak," jelas Luna.

Arkan yang mendengarkan penjelasan Luna kemudian dengan sengaja menghentikan langkah kakinya. Kini Arkan telah berdiri dihadapan Luna jemarinya mengetuk kening Luna hingga si empunya mengadu kesakitan.

Luna memberengut sebal. "Sakit Pak! Ringan bangat itu tangan," ujar Luna

"Jangan selalu berburuk sangka kepada orang lain Luna," ucap Arkan.

"Ga berburuk sangka Pak, cuma mau waspada aja. Orang dulu ga sengaja duduk sama Bapak aja heboh. Apa lagi ini kalau ketahuan jalan bareng," jelas Luna.

"Ya sudah mana?"

"Mana apanya Pak?" tanya Luna bingung.

"Masker."

Pak DosenCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang