09

363 35 0
                                        

Happy reading🍃🍃
.
.
.
.
.
.
.
.

Jimin mengerjapkan mata nya dia menyesuaikan cahaya yang masuk kedalam indera penglihatan nya. Jin yang sudah mengetahui jika jimin sudah siuman menghampiri jimin.

" kau tak apa jim mau hyung panggilkan dokter?"

Jimin diam dan mencoba mengingat sesuatu, dan ketika ia sudah ingat dia bangun terduduk lalu menatap jin dengan mata yang berkaca kaca

" hyung reina terluka karna ku" ucap jimin pelan

" tidak jim ini takdir kau jangan menyalahkan dirimu sendiri"

" TAPI DIA KOMA KARNA AKU HYUNG KARNA AKU!!! jika saja ia tidak menyelamatkan ku dia tidak akan seperti ini, jimin pabo jika saja aku sendiri yang tertembak dia tidak akan menderita hyung, gadis baik yang sudah ku anggap adik terluka karna ku hyung" pipi gembul jimin sudah di banjiri iar mata degan begitu derat, mata nya uang sipit semakin menghilang

Jin mendekap jimin ia coba menenangkan jimin, ia sudah tidak bisa membendung lagi air mata nyA ia pun ikut mengis, jin merasa menjadi hyung yang sangat buruk, kedua adik nya terluka tapi dia tidak bisa mekakukan apapun.

Jhope keluar dari kamar rawat, ia menangis ia tidak bisa menyaksikan nya yang membuat nya tersiksa.
Saat keluar jhope bertemu taehyung yang sudah kembali dengan keadaan lebih baik dari pada tadi.

" wae hyung, kau kenapa ?" tanya tae bingung

Jhope hanya menunduk tidak menjawab pertanyaan taehyung

" YAKKK HYUNG, jawab aku kenapa pasti ada apa apa kan" dasak taehyung

" reina tae" lirih jhope

" kenapa reina dia baik baik saja kan, sudah siuman kan hyung" tae memengang bahu jhope erat, menatap wajah jhope lekat

" reina koma tae" ucap jhope pelan lllu menatap mata taehyung

seketika tae melepaskan tangan nya dari pundak jhope , kaki taehyung lemas seperti jely , ia terduduk dengan pandangan kosong ke depan, ia merasa dunia nya hancur seketika.

Taehyung langsung berlari menuju ruang rawat reina, ia masuk dan diam mematung di depan pintu kamar rawat reina, ia melihat gadis yang sangat ia cintai tertidur di bangkar rumah sakit dengan damai, ia berjalan mendekat dengan pelan.

Mata indah yang ia suka kita terpejam, bibir merah cery itu kini putih memucat, hening tidak ada yang mengeluarkan suara sedikit pun.
manajer sejin pergi entah kemana, jungkook, yoongi dan namjoon hanya diam dan memandang reina sendu.

" heii gadis nakal ayok bangun jangan tertidur seperti ini kau tidak mau melihat wajah tampan ku" ucap taehyung sambil terkekeh hambar

" kalau kau bangun aku akan menelaktir mu ice cream sampai kau gendut, ayok cepat bangun"

" YAKKKK REINA BANGUN" taehyung menguncangkan tubuh reina yoongi bangkit dan langsung memeluk taehyung, mereka semua menangis melihat keadaan reina.

Tae melepaskan pelukan yoongi lalu menggenggam tangan reina sambil menunduk dan menangis ia sunguh tidak bisa melihat reina seperti ini. sesak dada tae sangat sesak.

yonggi pun sama ia sangat sedih melihat reina seperti ini, tapi ia mencoba tenang di depan adik adik nya, menyakitkan sungguh tapi ia mencoba tegar.

🍃🍃🍃🍃

Tak terasa sudah satu bulan reina belum sadar dari koma nya, member bangtan menjalani aktifitas mereka seperti biasa nya namun banyak yang berbeda sejak reina koma selama satu bulan.

Imam ku seorang IdolCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang