11

350 32 0
                                        

Happy reading🍃🍃
.
.
.
.
.
.
.

Sudah seminggu reina di rawat di rumah sakit, kedua orang tua reina sudah berada di korea selama satu minggu. bangtan pun selalu menjenguk reina di sela kesibukan mereka , staf agensi pun bergantian menjenguk reina.

Saat ini reina sedang berada di taman rumah sakit di temani sang mamah, reina ingin menghirup udara segar ia sangat jenuh berada di kamar rawat selalu.

Reina pov

Akhir nya aku bisa menghirup udara segar juga, alhamdulillah ya Allah hamba mengucap syukur karna masih diberi umur yang panjang. Ku melihat sekeliling taman rumah sakit ini banyak anak kecil yang sedang bermain.

" hayo ko anak mamah melamun?"

" ehk enggk ko mah " ucap reina sambil tersenyum

" hmmm yang nama nya tae ganteng juga yah dek" goda mamah

" ishhh iyah tae oppa memang ganteng mah"  kenapa mamah membicarakan soal tae oppa si aneh

" mamah lihat dia anak nya baik loh dek, perhatian juga sama adek sering jagain adek juga" Mamah tersenyum jahil padaku

aku hanya menaangguk tidak menjawab perkataan mamah,  apa kabar dengan pipi ku pasti sudah memerah seperti tomat

" coba aja dia ber agama islam yah dek, calon mantu idaman banget pasti"

aku kaget mamah mengatakan tae oppa calon mantu, apaan si mamah aku kan jadi malu yaampun. aku hanya mengangguk tidak menjawab perkataan mamah karna aku juga bingung harus menjawab apa.

" hayo ngomongin apa si serius banget"

tanya papah ku yang baru saja kembali dari toilet dan langsung bergabung bersama kami.

" enggk pah urusan perempuan papah tidak perlu tahu" mamah

" ohk baikalah papah tidak akan bertanya lagi" ucap papah sambil duduk di samping ku dan aku langsung memeluk papah erat

" kapan adek boleh keluar dari rumah sakit mah, pah"

Aku sungguh ingin cepat keluar daru rumah sakit ini, sudah tidak betah dengan bau obat dan aku sudah sangat rindu untuk bekerja dan bertemu dengan yoora eonni

" papah sudah menanyakan pada dokter, alhamdulillah nanti sore kau sudah boleh ke luar dari rumah sakit" ucap papah sambil mengelus rambut ku

" Alhamdulillah akhir nya reina bisa keluar juga yeyyy"

Ucap ku sambil meloncat loncat kegirangan masa bodo disebut seperti anak kecil juga yang penting aku senang, mamah dan papah ku hanya tertawa melihat tingkah ku

" YAKKK reina ya jangan seperti itu dasar kau gadis nakal"

Aku, mamah dan papah menoleh seperti mengenal teriakan siapa, dan Astagpirullah aku malu ternyata paman dan member bangtan sedang melihat ku sambil tertawa,

Aku langsung bersembunyi di pelukan papah, sungguh aku malu dasar reina bodoh kenapa kau harus seperti itu di depan bangtan

" hahahaha lihat hyung reina malu" ledek jungkook

" kau datang lagi oppa" mamah reina

" iyah mina ya, kebetulan hari ini bangtan tidak ada jadwal mereka memaksa ingin menemui reina" jelas sejin

" reina sudah di bolehkan pulang hyung" papah

" ahk syukurlah kebetulan sekali" ucap paman sejin

" adek sampai kapan kau bersembunyi" goda papah

" yakk papah, adek malu" gunam ku pelan

Aku mengintip melihat bangtan yang masih menahan tawa dan melihat pada ku, dan ternyata yang paling terhibur adalah jungkook oppa dasar kelinci nakal.

aku melepaskan pelukan dari papah dan tersenyum canggung pada bangtan dan paman, setelah itu mamah menyuruhku masuk kembali kedalam rumah sakit untuk membereskan barang barang ku karna aku akan segera keluar dari rumah Sakit.

Reina pov end

🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Hari ini bangtan tidak memiliki jadwal apapun, member bangtan sedang melakukan aktifitas nya masing masing, sudah satu minggu pula reina di rawat di rumah sakit drom menjadi sepi tidak ada celotehan reina di drom , member bangtan merasa sangat merindukan gadis mungil itu.

Taehyung pov

Setelah membersihkan diri aku keluar kamar untuk menemui member bangtan yang sudah berkumpul dengan manajer sejin di ruang tamu drom.

" hari ini tidak ada jadwal kan hyung" tanya ku pada manajer sejin

" nee tae tidak ada, kalian boleh beristirahat hari ini" ucap manajer sejin

" kalau begitu aku akan pergi ke rumah sakit memenumui reina" ucap ku penuh semangat

" hmmm ku rasa sudah mulai ada benih benih cinta" ledek jimin pada ku

Semua member mentap ku dengan senyum jail, dasar bantet aku akan membalas mu nanti, aku hanya membuang muka pura pura tidak mendengar perkataan jimin

" kita ke rumah sakit, jenguk reina bareng bareng bagimana?" usul jin hyung

Member lain mengangguk setuju mengiyakan perkataan jin hyung , aku hanya menghela nafas jengah  gagal sudaah aku menghabiskan waktu berdua dengan reina tapi yasudah mau bagaimana.

Aku , member bangtan dan manajer sejin sudah berada di rumah sakit kami berjalan santai menuju kamar rawat reina, kenapa kami biasa saja karna kami memakai penyamaran memakai pakian yang sangat tertutup dan tidak mencolok, jadi kecil kemungkinan ada yang mengenali kami.

Saat kami sampai di kamar rawat reina, kami hanya bertemu reno yang sedang memainkan ponsel di sofa dekat nakas, reina sendiri tidak ada di kamar rawat.

" eohh annyeong paman"

Reno menghampiri kami dan memeluk manajer sejin, lalu menyapa kami hangat. Reno memeluk ku dan aku membalas nya, yah kami sudah sangat dekat seminggu ini dia juga sudah mengetahui jika aku mencintai adik nya.

Dan dia tidak melarang malah memberikan ku semangat untuk berjuang mendapatkan adik nya. Sedangkan dengan rehan aku masih merasa canggung pada nya.

" annyeong hyung kau datang lagi sudah rindu yah sama adik ku" bisik reno pada ku

aku melepaskan pelukan nya sambil memukul bahu nya pelan dia hanya tertawa melihat aku yang sudah malu.

" reno dimana yang lain kenapa kau sendiri si sini?" tanya manajer sejin pada reno

" rehan hyung sedang ada urusan dengan temen nya asal korea, mamah dan papah menemani reina yang ingin pergi ketaman rumah sakit" jelas reno lalu sibuk kembali dengan ponsel nya

" hyung kita ke taman saja menghampiri reina" ucap jhope

" kajja "

Kami pergi ke taman rumah sakit menghampiri reina dnn kedua orang tua nya sungguh aku rasa nya ingin berlari dan memeluk nya saat ini juga. Dan saat kami sudah sampai di taman rumah sakit, kami melihat reina sedang melompat lompat sambil tertawa senang , aku dan member bangtan tertawa melihat tingkah reina yang sangat lucu dan menggemaskan.

Manajer sejin langsung berteriak mengomeli reina sambil berjalan, kami bangtan mengikuti manajer kami menghampiri reina.

mendengar manajer sejin berteriak reina dan kedua orang tua nya menoleh dan aku tidak bisa menahan tawa ku saat melihat wajah terkejut nya reina lalu bersembunyi di pelukam papah nya.

" aigoo reina sangat lucu sekali haha" jin

" nee hyung, seperti anak kecil yang baru di belikam mainan" seru jimin

" wajah nya saat terkejut sungguh lucu" namjoon

" sangat menghemaskan" ucap yoongi hyung sambil tersenyum

aku jadi semakin mencintai mu re, tunggu aku sebentar lagi, aku akan segera memantaskan untuk berada di samping mu dan memiliki mu.

Imam ku seorang IdolCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang