Ilmu adalah soal bagaimana kita ketergantungan kepada Allah, bukan kepada manusia. Karena itulah yang membedakan orang berilmu dengan orang awam.
Dan inilah ikon dalam dunia ilmu; yaitu, orang yang benar-benar dalam ilmunya, sedikit-sedikit meminta kepada Allah dengan memulai segala sesuatu dengan basmallah (bismillah atau bismillahirrahmanirrahim).
Itulah makna dari perbuatan orang-orang beriman yang Allah Subhanahu wa Ta’ala firmankan dalam surat Ali Imron ayat 191 : "(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata) : 'Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.' " (Ali Imron : 191)
Karena Kita ini lemah, butuh pertolongan Allah.
Allah Subhanahu wa Ta’ala janjikan kepada kita dalam surat Ath Tholaq ayat 3 :
“…Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya…” (Ath Tholaq : 3)
Inilah kultur para ulama, senantiasa ketika mereka memulai sesuatu, kalimat yang diucapkan atau dituliskan adalah dengan “Bismillah atau Bismillahirrahmaanirrahiim”.
KENAPA DEMIKIAN?
Begitu banyak rahasia di balik makna basmallah. Lalu, mengapa kita harus mendahulukannya??
1. Mengikuti Allah Subhanahu wa Ta’ala & Metode Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam.
Allah Subhanahu wa Ta’ala memulai setiap surat dalam Al Qur’an senantiasa dengan kalimat “bismillahirrahmaanirrahiim.”
(terkecuali pada surat At-Taubah).
Hal yang sama dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam ketika berkorespondensi surat.
Demikiannya dapatlah hal ini menjadi teladan; betapa luarbiasanya semangat para ulama dalam mengikuti dan mengamalkan apa yang Allah dan Nabi Shallallahu’alaihi wa Sallam terapkan.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam surat Ali Imron ayat 31 :
"Katakanlah : Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Ali Imron : 31)
Ini adalah konsep dasar para ulama, berittiba’ (mengikuti) kepada Nabi Shallallahu‘alaihi wa Sallam.
2. Tawakkal & Isti’anah Kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala
Mengawali segala sesuatu dengan kalimat basmallah adalah sebagai perwujudan tawakkal dan isti’anah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Ucapan kalimat ‘Basmallah’ adalah simbol permintaan hamba kepada Allah.
Menurut penjelasan para ahli tafsir, setidaknya ada empat makna yang terkandung dalam basmalah.
Pertama, kata bi jika dikaitkan dengan ''kekuasaan dan pertolongan'', maka si pengucap menyadari bahwa pekerjaan yang dilakukannya terlaksana atas kekuasaan Allah. Dia memohon bantuan-Nya agar pekerjaannya dapat terselesaikan dengan baik dan sempurna.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ruang Semangat
Short StoryTulisan ini adalah catatan kisah perjalanan dalam segelincir waktu yang saya pergunakan untuk menuntut ilmu dengan sebutan "Halaqoh". Semoga bermanfaat.. Mohon koreksi dan saling mengingatkan jika terdapat salah dan khilaf.
