BK - 18 : perasaan asing

831 122 18
                                        

Yuk biasakan vote dulu sebelum baca. Terima kasih! 😘

Happy Reading!

• • •

Perlu beberapa menit yang dihabiskan Sasuke hanya berdiam diri di kelas

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Perlu beberapa menit yang dihabiskan Sasuke hanya berdiam diri di kelas.  Mengabaikan ajakan dua sobatnya untuk makan di kantin atau sekedar jalan-jalan melewati lorong demi lorong sekolah kala jam istirahat tiba.

Bahkan jam pelajaran telah usai dan hanya menyisakan beberapa siswa,  termasuk dua teman laki-lakinya yang masih menungguinya sembari memainkan game online.

" Bagaimana menurut kalian? Apakah aku harus ikut?"

Pertanyaan yang meluncur, menimbulkan dua mahluk yang sedang asyik bermain mendengus dan berdecak bersamaan.

Keduanya serentak menghentikan sejenak permainan kemudian menghadap ke Sasuke sepenuhnya.

" Kau sudah bertanya hal itu kesekian kalinya sejak pagi, tolol! Kau jadi bodoh atau bagaimana sih?"

Sai menyahut pertama kali, yang sontak menimbulkan sorotan tajam dari Sasuke.

Kurang ajar! Berani-beraninya Sai mengatai dirinya tolol.

" Apakah kepala ayam-mu itu sudah tidak berguna? Sekali lagi kau bertanya hal sama kepada kami, ingatkan aku untuk membawamu ke dokter jiwa!"

Balas Naruto dengan telunjuk mengarah padanya, seolah ancamannya benar-benar nyata.

Cih!

Keduanya kemudian abai dengan tatapan tajam menusuk Sasuke, karena setelah itu mereka kembali asyik bermain game online --tak peduli lagi dengan Sasuke yang uring-uringan dengan hal yang sama sejak pagi.

Memang kalau dipikir-pikir jawaban kedua sobatnya pagi tadi ada benarnya.

Permintaan Shion yang berstatus sebagai kekasihnya malam lalu bukanlah hal yang sulit. Tapi mengapa sampai saat ini hatinya belum mampu kokoh dan memenuhi permintaan gadis perak itu?

" Permintaan Shion bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan untukmu, lagipula kau sudah pernah melakukan tahun lalu. Apa salahnya jika kau menuruti permintaannya sekali lagi?"

Kata Naruto ketika pemuda itu selepas datang dari kantin --saat jam istirahat pertama.

Sai yang saat itu baru kembali dari toilet juga ikut menimpali.

" Tidak ada salahnya memenuhi permintaan kekasihmu sendiri, asal kau pun tidak terpaksa melakukan hal yang tidak kau sukai. Kau hanya harus memilah dan meyakinkan diri bahwa permintaannya adalah untuk kebaikan bersama. Tidak ada yang dirugikan."

Dirinya tahu bahwa Sai dan Naruto pada mulanya tak begitu menyukai hubungannya bersama Shion, karena memang pada awal pertemuan hingga kini pun kekasihnya itu tak begitu memperlihatkan iktikad baik kepada kedua sobatnya. 

BUKAN KAMU [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang