(+)Sebelas

29.9K 2.8K 150
                                        

"Uhukk

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Uhukk.. Uhukk.."

Ditengah keheningan UKS, tiba-tiba terdengar suara batuk, baik Lisa maupun Rika langsung menujukan perhatiannya kepada seorang wanita yang sedang terbaring lemas tengah terbatuk. 

Keduanya langsung bergegas mendatangi sang gadis, menatap penuh kekhawatiran pada gadis itu. 

"Van lu gapapa?" Tanya Rika dengan wajah khawatir yang terlihat sangat jelas. 

"Gua panggil bu Siti dulu bentar" Lisa langsung bergegas untuk memanggil kembali sang guru yang memang berpesan kepada mereka untuk segera memanggilnya jika Vanya sudah tersadar. 

"Dingin" Vanya memeluk dirinya sendiri, tubuhnya terasa seperti sedang ditimpa oleh sebuah balok es. 

Rika menjelajah setiap sudut ruangan, mencari dimana sumber angin yang berada diruangan ini. Dan matanya tertuju kepada kipas yang sedang digantung dibelakang dirinya. Dengan segera dirinya mematikan kipas tersebut. 

"Lu pusing? Atau mual? Atau—"

"Gua gapapa" Vanya memotong ucapan Rika, saat ini dirinya hanya ingin ketenangan. 

Rika menaikan alisnya, menatap khawatir sahabatnya yang sedang meringkuk kedinginan itu. 

Pandangan Rika teralih saat melihat kedatangan bu Siti yang disusul oleh Lisa. Lisa segera menggenggam tangan Vanya, setetes air mata keluar begitu merasakan betapa dinginnya tangan sahabatnya itu sekarang. 

"Kamu pusing? Mual?" Ucap bu Siti sembari memeriksa Vanya. 

Vanya menggeleng, "Cuma lemes".

"Ibu akan kabari keluarga kamu" Ucap bu Siti seraya bersiap pergi. 

Wania itu menghentikan langkahnya saat merasakan tangannya dipegang oleh seseorang dan ternyata itu adalah ulah Vanya. 

Vanya menggeleng, "Gak usah bu. Orang tua saya sibuk sekarang" Ucap Vanya pelan. 

Siti menatap Rika lalu berganti menatap Lisa yang masih betah menggenggam tangan dingin Vanya. Bu Siti mengangguk paham begitu melihat Rika menggelengkan kepalanya. 

"Oke kalau begitu ibu akan izinkan kamu ke wali kelas ya, sekarang kamu istirahat dulu" Ucap bu Siti yang di angguki oleh ketiganya. 

Wanita itu meninggalkan UKS, menyisakan Rika yang sedang menatap Vanya, Lisa yang masih menggenggam Vanya, serta Vanya yang memejamkan matanya lagi. 

"Van kalo lu gamau kedokter keluarga lu, setidaknya kita ke klinik yu? Biar lu dapet pengobatan lebih lanjut" Tawar Rika yang langsung ditolak oleh Vanya. Rika merapatkan giginya, kesal dengan sifat sahabatnya yang masih keras kepala disaat seperti ini. 

"Kenapa si Van? Kenapa lu itu keras kepala banget? Dan kenapa lu gak jujur sama kita?" Rika menghujani Vanya dengan pertanyaan-pertanyaan yang makin membuat dirinya pusing. 

Antagonist Revenge Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang