(+)Tiga Puluh Sembilan

11.4K 844 39
                                        

Hai:D

"Hai Put"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Hai Put"

Seorang wanita dengan rambut hitam legam yang sedang berada didepan meja rias kini tersenyum sembari menoleh kebelakang. Senyum wanita itu semakin melebar saat melihat siapa yang baru saja menyapanya. 

"Juna!" Ucapnya sumringah. 

Gadis itu kini berdiri dari duduknya dan mendekati Juna. Senyum yang memperlihatkan seluruh gigi putih itu tak kunjung pudar, kini Putri sedikit mendongakkan wajahnya karna perbedaan tinggi yang cukup terlihat di antara keduanya. 

"Gimana baju aku? Udah bagus?"

Gadis itu kini memperlihatkan pakaian yang ia kenakan. Gaun bermodel sabrina berwarna putih lengkap dengan renda-renda yang mengelilinginya. Tak lupa Putri juga menunjukkan gelang berserta cincin berwarna senada yang ia kenakan. 

Juna mengangguk, "Iya cantik"

Balasan Juna sukses membuat senyum Putri kembali terlukis. Setelah berpisah dengan Vanya, Juna selalu memberikan respon dingin kepadanya. Tapi hari ini tidak, pria itu kembali tersenyum dan bersikap lembut kepada Putri, persis seperti dulu. 

"Jangan terlalu lama siap-siapnya, tamu-tamu udah pada dateng" Ucap Juna seraya mengusap pelan pucuk kepala Putri. 

Gadis itu mengangguk dengan sumringah. 

"Kamu gak usah dandan juga udah cantik kok" Ucap Juna. 

Blush

Lagi-lagi, perkataan Juna mampu merubuhkan pertahanannya dalam seketika. Kini Putri menundukkan kepalanya berusaha untuk menutupi rona merah diwajahnya akibat perkataan Juna. 

"Kalo gitu aku tunggu kamu diluar ya" Pamit Juna yang sukses membuat Putri mengangkat kepalanya seketika. Entahlah, ada sedikit rasa kecewa saat mendengar pria itu hendak meninggalkannya. 

Putri mengangguk, "Iya"

Juna kini sudah berjalan menjauh dari Putri, sedangkan Putri masih betah menatap punggung belakang Juna yang kian menjauh. 

Hari ini adalah hari ulang tahunnya yang ke 18, sesuai dengan janji Juna merayakan ulang tahunnya dengan sangat meriah.

Awalnya Putri takut kalau kepergian Vanya ke London akan menghambat hidupnya, tapi melihat dari sikap Juna kepada dirinya itu cukup membuktikan kalau pria bodoh itu belum mengetahui apa-apa. 

Yah, kadang ia bersyukur karna harus berhadapan dengan wanita yang mudah emosi seperti Vanya dan pria bodoh seperti Juna. Hal itu akan memudahkan segala urusannya. 

Antagonist Revenge Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang