Twenty One

928 137 36
                                        

Happy Reading^^


















...

"Ibu, benar kau pergi mengunjungi Eonnie?"

Ny. Do tidak menggubris dan tetap pada pekerjaannya yaitu mencuci piring.

"Ibu, jawab pertanyaanku" Kyungsoo mengepalkan dua tangannya.

Ny. Do berhenti mencuci piring. Dia menghela nafas. "Kyungja memberitahumu?"

Kyungsoo menatap punggung ibunya tidak percaya. Kyungsoo menghembuskan nafas dengan bergetar menahan tangis.

"Jadi benar?"

Ny. Do terdiam sebentar. "Ya"

Kyungsoo gigit bibirnya dengan mata memerah. "Eo-Eonnie senang?"

"Ya, dia memelukku sambil menangis"

"Hiks~~" isak Kyungsoo tak kuasa menahan. "Akhirnya.. Hiks~~ akhirnya.. Eonnie.." menangis.

Ny. Do menoleh ke belakang dan melihat Kyungsoo yang menangis sambil menunduk. Perempuan itu menutup wajahnya dengan dua tangan. Dia buka sarung tangan karet dan berjalan menghampiri Kyungsoo berhenti di depannya. Kyungsoo tentu mendongak, dan saat itu Ny. Do pergi ke kamarnya, beberapa detik kemudian Ny. Do kembali ke depan Kyungsoo dengan satu map yang ada di tangannya. Ny. Do membuka map itu dan mengeluarkan selembar kertas lalu memberikannya pada Kyungsoo.

"A-apa ini?"

"Baca saja"

Kyungsoo ambil kertas itu dengan tangan bergetar. Kyungsoo menarik nafas terlebih dahulu menetralisir deru nafasnya, lalu Kyungsoo mulai membacanya.

Deg

Kyungsoo melebarkan matanya dan mendongak menatap ibunya.

"Ibu, ini.." Kyungsoo tidak melanjutkan.

"Ya. Itu maumu dan Kyungja, bukan?"

Kyungsoo menatap ibunya berlinang air mata. "Ibu.. Sungguh akan menceraikannya?"

"Aku tidak punya pilihan lain. Aku sudah cukup tidak becus menjadi seorang Ibu selama ini hanya karena cinta butaku pada pria itu. Setelah melihat Kyungja--" nafasnya tercekat. "--aku langsung merasa sakit di ulu hatiku. Kyungjaku yang malang, hiks~~" isaknya kecil. "Jika kau ingin suasana baru, ayo kita jual rumah ini dan pindah, kau pindah sekolah, dan ayo kita bawa pulang Kyungja. Ayo kita hidup bertiga. Aku akan mencari nafkah untuk kalian, kau fokuslah sekolah"

Tes~~

Kyungsoo menangis lagi. Air mata terus saling berlomba jatuh mengenai pipinya. Kyungsoo menangis menatap ibunya. Akhirnya.. Akhirnya yang Kyungsoo inginkan dari ibunya dilakukan juga, yaitu ibunya bercerai dengan ayahnya.

"Sudah cukup aku hidup dalam keegoisan selama ini. Egoku terlalu besar, aku terlalu malu untuk mengakui kesalahan. Setelah melihat bagaimana Kyungja sekarang, aku menjadi sadar akan bagaimana rasa marahmu padaku. Di saat kau dan Kyungja membutuhkanku, aku malah lebih memerhatikan pria itu, aku sungguh Ibu yang jahat selama ini"

Yes. It's Me! Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang