Happy Reading^^
...
Kyungsoo keluar dari taksi dan lari terburu menuju gerbang sekolah, tapi seketika dia menghentikan langkahnya menyadari gerbang yang sudah ditutup. Sialan dia terlambat, ini gara-gara pertengkarannya bersama sang ibu tadi pagi membuatnya terlambat sekolah. Dia tidak bisa naik bus dan terpaksa naik taksi menghasilkan uangnya habis karena naik taksi itu mahal.
Bagaimana ini? Haruskah dia memanjat? Kebetulan di dekat dinding sekolah ada pohon. Dia bisa memanjat pohon dahulu lalu meraih tembok sekolah. Ya, Kyungsoo akan lakukan. Kyungsoo panjat pohon berusaha, memegang ranting pohon dan naik ke atasnya, lalu Kyungsoo raih tembok sekolah dan memeluknya menggunakan dua tangan, kedua kakinya masih menggantung di bawah, Kyungsoo angkat satu kaki dan berhasil duduk di atas tembok sekolah, Kyungsoo menatap ke bawah.
"Bagaimana aku turunnya?"
Kyungsoo berniat meloncat. Saat dia sudah menjatuhkan diri tiba-tiba seseorang lewat, seketika Kyungsoo melebarkan matanya.
"Minggir..!"
Seseorang itu menoleh yang adalah Jongin.
Bruk
Mereka jatuh tertidur dengan Kyungsoo di atas tubuh Jongin.
"Ah~~ punggungku" ringis Jongin.
"Aku kan sudah bilang minggir"
"Kau mengatakan minggir saat kau sudah meloncat"
Kyungsoo hanya diam.
"Kau akan terus di atasku? Tidak apa-apa, sih" tersenyum.
Kyungsoo seketika berdiri, Jonginpun ikut berdiri.
"Dasar terlambat"
"Kau sendiri tidak masuk kelas"
"Aku sedang menjadi osis hari ini. Kau--" menunjuk Kyungsoo. "--ikut denganku. Akan kuberi hukuman kau"
...
Mereka berdua berada di ruang osis. Jongin benar-benar akan memberikan Kyungsoo hukuman, tapi lelaki itu masih diam menatap Kyungsoo yang duduk memainkan jari sambil menunduk.
"Berikan buku-bukumu. Aku ingin melihat nilaimu"
Kyungsoo mendongak. "Itu tidak ada hubungannya dengan hukuman"
"Berikan saja"
Dengan berdecak Kyungsoo melepas ranselnya menyimpannya di atas paha dan mengeluarkan semua bukunya lalu menaruhnya di meja. Jongin ambil buku Kyungsoo dan melihat-lihat.
"Nilaimu hanya segini?"
"Hanya segini juga ada nilainya"
"Nilai segini jangan disepelekan, Kyungsoo"
"Aku sudah belajar di rumah tapi nilai tetap seperti itu, mau bagaimana lagi"
"Dulu kau tidak seperti ini, Kyungsoo. Dulu nilaimu di atas rata-rata, kau murid teladan. Dan sekarang kenapa nilaimu bisa menurun drastis?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Yes. It's Me!
FanfictionSeorang gadis yang dinyatakan bernama Do Kyungsoo yang bertemu teman baru di sekolahnya, Byun Baekhyun. Gadis asal Busan yang menjadi murid baru saat itu. Mereka dekat seiring berjalannya waktu. Tapi, saat ada kejanggalan.. Baekhyun merasa pertemana...
