Part 20~ Pillowtalk 🔞

1.7K 174 104
                                    

WARNING!!!
Razia KTP Part II

Bagi yang belum punya, silahkan pintu keluar ada di sebelah kanan(~‾▿‾)~

.
.
.

Irene bersenandung kecil, menikmati alunan lagu di MP3 player-nya—Crazy Over You milik salah satu girlgroup populer—Blackpink. Ia berdiri di depan meja rias, mengamati tubuhnya yang hanya terbalut sehelai handuk warna putih. Sesekali pinggulnya meliuk-liuk mengikuti irama bass. Nampak sangat percaya diri, karena tak ada seorang pun di kamar ini.

Suho?

Pria itu masih sibuk dengan ritual mandinya, terbukti dengan pintu kamar mandi yang masih tertutup rapat sejak beberapa menit lalu.

"I went crazy over you. Over you, only you. I went—"

Terlalu bersemangat, sampai-sampai membuat handuk itu terlepas tanpa sengaja. Terjun bebas melewati kaki jenjangnya, memperlihatkan tubuhnya yang hanya terbaluti satu pakaian dalam.

Gadis cantik ini dengan sigap menarik kembali handuk sialan itu yang suka jatuh seenaknya sendiri. Bukan masalah, jika tidak ada yang melihat. Akan tetapi, netranya menangkap sosok tidak terlalu tinggi itu berdiri mematung di depan pintu kamar mandi. Menatap kosong ke arahnya.

"Kau! Tutup matamu sekarang!" Irene tiba-tiba bersifat defensif, takut jika anomali ini akan terjerumus pada hal yang... iya-iya.

Alih-alih menutup mata, suaminya ini malah makin berjalan mendekat. Tak peduli dengan perkataan Irene barusan.

"STOP! Berhenti disitu dan jangan mendekat," cegah Irene waspada. Dalam hati gadis ini berdoa agar cuplikan film klasik erotis itu tidak terjadi malam ini.

"Mohon maaf, Nona Bae si pemarah. Tapi Anda yang menggoda birahi sa—"

Hening.

Pupil Suho melebar, masih setengah yakin dengan apa yang Irene lakukan barusan. Wanita ini berulah—tiba-tiba saja mencium sekilas bibirnya—yang berakhir membuat dirinya membatu seketika.

Perlahan sadar akan apa yang barusan dilakukan. Wanita ini berniat untuk pergi, tetapi sebuah tangan kekar melingkar menahan tubuh rampingnya untuk tetap berdiri di sana.

Suho menggeleng, membuat kharismanya bertambah berkali-kali lipat. Tubuh sixpack setengah telanjang itu terpampang nyata, membuat gadis ini mati-matian menahan rasa asing yang menggebu dalam hatinya.

"Kau bisa mengulanginya?" Suho tersenyum miring, sebelum akhirnya melayangkan sebuah kecupan di bibir sang istri.

Irene merasa kakinya lemas saat ciuman itu makin dalam dan liar. Jantungnya berdegup kencang dan aliran darahnya melaju cepat, secepat handuk sialan itu jatuh untuk kedua kali, namun dengan disengaja. Ia menyelipkan jari jemarinya di antara rambut hitam Suho, meremasnya seirama dengan yang pria itu lakukan di tubuh bagian atasnya. Entah kenapa, Irene merasa bebas akan hal yang ia lakukan dengan suaminya ini.

Tautan bibir mereka belum terlepas. Dan sekarang Myesha merasa pangkal kakinya sudah tak lagi menapaki dinginnya lantai. Lelaki ini menggendongnya namun dia tak peduli. Karena ada sesuatu yang mengambang, dan ia tak tak tahu pasti apa itu.

180 DAY'S || SURENE FAN-FICTION ||Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang