Budayakan vote dulu sebelum baca🙏
Satu detik buat vote, pemirsa!!
Happy Reading ❤
____________________________
"Mau ngapain lo ke rumah gue?"ketus Ariel saat Dika sudah duduk manis di sofa yang berhadap-hadapan dengannya.
"Tamu itu adalah raja. Jadi lo harus perlakuin gue layaknya raja. Yang sopan! Bukan ketus kek gini"ucap Dika.
"Itu pembeli, anjir! Bukan tamu"
"Ya intinya sama aja. Tamu itu tetep harus di perlakukan baik layaknya seorang raja"
"Gak perlu kalau tamunya kayak lo"
"Tuan rumah gak ada akhlak"
"Tamu gak tahu diri"balas Ariel.
Di sela perdebatan mereka, Bi Minah datang membawa dua gelas jus jeruk dan beberapa toples kecil berisi cemilan.
"Ini buat den Ariel sama den Dika"ucap Bi Minah tersenyum ramah.
"Makasih bi. Kebetulan aku lagi haus sama laper nih"Dika tersenyum lebar.
"Sama-sama den"
"Ck, bibi ngapain bawain ini semua sih? Ngerepotin bibi doang. Harusnya mah nggak usah bi. Nanti keenakan dia"
"Iri aja lo"cibir Dika..
"Den Dika kan tamu. Masa gak di suguhin apa-apa"ucap Bi Minah.
"Ya gak masalah bi"
Bi Minah tertawa kecil.
"Yaudah ah Bibi ke belakang lagi, ya. Mau lanjut kerja"
"Kalau udah selesai langsung istirahat ya, bi. Aku gak mau kalau bibi sampai sakit"
"Siap den"bi Minah tersenyum hangat lalu pamit pergi untuk melanjutkan pekerjaannya yang belum selesai.
"Besok gue kesini lagi ah"Dika nyengir setelah menenggak jus jeruk yang sangat menyegarkan tenggorokan nya. Meletakkan gelas, tangannya beralih mengambil toples berisi keripik singkong pedas yang ketika di masukkan ke mulut sangat memanjakan lidah. Dika sampai megap-megap karena kepedasan.
"Gak bakal gue biarin lo dateng lagi kesini. Tamu rakus cuma ngabisin makanan doang"sinis Ariel.
"Bodoamat, njing. Gue gak denger"balas Dika yang masih asik memakan keripik singkong nya.
"Ke dokter kandungan makanya, biar di periksa tuh telinga lo"
"Mulut lo mau gue cabein apa gimana? Periksa telinga kenapa harus dokter kandungan? Lo pikir gue hamil?!"
"Barangkali lo spesies makhluk berbatang yang bisa hamil, kan?"
Uhuk.
Dika terbatuk hebat mendengar penuturan Ariel. Tenggorokan nya terasa sakit bukan main. Dengan gerakan cepat ia menyambar jus jeruk nya lalu menenggaknya sampai tandas. Tak merasa cukup, ia juga menyambar jus jeruk milik Ariel dan menenggaknya sampai habis. Nafasnya memburu. Matanya sampai berkaca-kaca karena rasa panas yang menjalari kerongkongan nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Psychopath Boyfriend
Fiksi Remaja(BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA, PEMIRSA!!) Jangan lupa bersedekah dengan cara memberi vote dan komentar di cerita ini:) Ariel Prayudha. Pria tampan dengan semua sikap misteriusnya. Terkadang ia bisa bersikap seperti malaikat yang mampu membuat se...
