Jika kamu adalah waktu : maka biarlah aku menetap dalam detaknya, bermain di semua kenangan, dan mengingat akan hal-hal yang tak bisa terulang.
Jika kamu adalah takdir : maka biarlah kucacat dalam langkah yang telah tercatat. Membebaskan semua yang ingin terlepas, dan perihal yang membuatku belajar ikhlas.
Jika kamu adalah aku, maka adamu tak akan mengubah anganku dihempas angin, atau sekadar berbalas ingin yang menjadikannya dingin.
Sebab antara kamu dan waktu : di sanalah kenangan menjadi rindu.
Prob. 20/3/21
======================
Laksmana
Pengagum Sajak
KAMU SEDANG MEMBACA
KUMPULAN SAJAK
PoésiePuisikan Jiwa Liarkan kata Maka, lihatlah! Keindahan sastra
