Setelah detak waktu itu berhenti
Menjadi selesai atas perjalanan sepi
Kini harus kupaksa menggugurkan semoga
Meleburkan asa pada petak senja; pelupuk kotamu
Mungkin hari-hari setelahnya sedikit berbeda, Puan!
Tak 'kan ada lagi kurungan rindu yang menggelar
Pun sajak-sajak nakal pengganggu jendelamu
Malam-malammu, sunyimu ...
Andai mengoreksi itu arti dari buah ikhlas
Ingin kuranumkan sejenak; antara apa dan mengapa
Lalu membingkainya dari musim-musim
Hingga pinta itu mengukir tabahnya sendiri
Dalam mimpi, pun perjalanan yang terakhir.
Mdr. 21 Nov 2020
PS
KAMU SEDANG MEMBACA
KUMPULAN SAJAK
PoesíaPuisikan Jiwa Liarkan kata Maka, lihatlah! Keindahan sastra
