Pada sisa-sisa embun
Menggantung mengurung
Kerlingnya bening
Menghampar pada dedaunan
Bekas kesejukan malam
Yang tertanggal tunggal
Mencari alasan janggal
Dari tanya-tanya kelam
Namun pucuknya masihlah beku
Tak kuasa menghaturkan restu
Pada setitik embun pagi
Hingga tersungkur mati
Mdr. 14 Okt 2020
RH
KAMU SEDANG MEMBACA
KUMPULAN SAJAK
PoesiaPuisikan Jiwa Liarkan kata Maka, lihatlah! Keindahan sastra
