||Happy Reading||
Jangan lupa vote:)
~o0o~
Sandrina..
Sandrina..
Nama itu selalu terngiang-ngiang di kepala rey. Baru kali ini rey penasaran dengan seorang wanita. Tertarik! Itu yang rey rasakan kepada wanita bersama sandrina.
Shit, kenapa gue jadi mikirin dia terus sih? Tapi kenapa gue jadi penasaran ya sama tuh cewek?
Rey menggeleng mencoba membuang pemikiran tak masuk akal. Ia harus fokus kepada tujuannya untuk tidak berdekatan dengan wanita manapun kecuali bunda nya.
Rey kini berada di kelas sendiri. Teman teman absurd nya tadi belum sama sekali menampakkan muka mereka. Rey memiliki dua orang teman yang setia menemani meskipun sikap sedikit konyol dan absurd.
Keisha Alvaro. teman rey satu ini, sungguh sangat jauh jika di bilang sebagai seorang pria. Dengan sikap rempong, cerewet, dan alay sangat menunjukkan bahwa Kiesha seperti seorang wanita.
Dan satu lagi teman rey, Rassya Hidayah. kalo yang satu ini sifatnya hampir sebelas dua belas dengan Kiesha. Namun dia tidak alay, sifatnya masih standar. Tapi jika dia berhadapan dengan orang yang tidak ia kenal, Rassya akan bersikap dingin dan menjadi pendiam.
.
Rey memasang headphone di telinganya lalu memutar sebuah musik kesukaannya. Mata terpejam menikmati iringan lagu membuat hati rey menghangat dan tenang
Sampai ketenangan itu pupus karena sebuah kebisingan membuat Rey tidak bisa menikmati lagu kesukaannya dengan tenang
Mata menajam melihat kedua temannya di lantai karena terjatuh berebut masuk kelas. Karena pintu terlampau kecil dan hanya bisa muat satu orang untuk masuk. Membuat mereka terjatuh karena masuk bersamaan dengan paksa.
"Lo pada udah tau kalo pintunya cuma muat satu orang. Kenapa harus berebut masuk coba?," Geram rey masih menatap tajam kedua temannya
Mereka menyengir kuda dan bangkit dari kejatuhannya "Salah nya Rassya nih Rey, udah tau badan gede paksain masuk aja," tunjuk tuding Kiesha pada Rassya
"Eh enak aja lo, gue yang pertama masuk. Lo nya aja yang gak sabaran main masuk aja," sungut Rassya
Brak!
Keisha dan Rassya terdiam ketika Rey menggebrak meja dengan wajah marah nya
"Udah ngoceh nya? Sekarang lo berdua duduk, gue lagi gak mau denger kalian berdua berantem," perintah Rey dingin
Kiesha maupun Rassya tidak bisa berbuat apa-apa selain menurut pada Rey. Kemarahan rey adalah hal yang tidak boleh di buat main-main oleh siapapun termasuk mereka berdua.
Jalan menunduk, Rassya beserta Kiesha duduk tepat di depan meja Rey. Rey duduk di meja paling belakang dan di pojok. Rey hanya duduk sendiri karena memang kemauannya. Kedua temannya bahkan tidak diizinkan untuk duduk bersamanya.
Tak lama dari itu guru Bahasa Indonesia memasuki kelas dengan wibawa dan tegas. Sekian banyaknya guru yang jatuh cinta akan pesona rey, hanya bu Alya yang tidak sama sekali terpesona akan hal itu. Beliau mengajar disini selain untuk mencari uang tapi juga untuk memberikan ilmu, bukan untuk mencari cinta.
KAMU SEDANG MEMBACA
FAKE PERSON [ON GOING]
Teen Fiction{CINTA ANAK SMP} "Lo cantik dan manja gue suka," _Fahreyza "Rey suka sandrina? Tapi kenapa harus Sandrina? Kenapa engga yang lain aja?," _Sandrina "Karna lo berbeda dengan yang lain, jadi gue suka," • • • • Di Sekolah elite seantero Jakarta SMP NUSA...
![FAKE PERSON [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/263525510-64-k645143.jpg)