"Mah, pah Sandrina berangkat sekolah dulu ya," Pamit Sandrina pada kedua orang tuanya setelah selesai breakfast.
"Iya, belajar yang rajin ya. Jangan bolos mulu. Papah udah bosen liat panggilan dari kepala sekolah karena kelakukan nakal kamu itu,"
"Ish papah kayak gak tau aja. Kalo Sandrina gak nakal, Guru BK gak bakal dapet gaji dari kerjaannya. Dan Sandrina sebagai murid yang baik selalu mengalirkan uang buat guru BK," jelas Sandrina santai menyalami kedua orang tuanya lalu keluar pamit pergi.
"Assalamualaikum, Bye pah, mah. See you soon," Kedua orang tua Sandrina menjawab salam anaknya sambil menggelengkan kepala mereka. Sudah sangat biasa melihat sikap anaknya itu.
Setelah keluar rumah, Sandrina yang hendak memakai mobilnya untuk pergi terhenti ketika melihat seseorang tengah duduk di atas motor membelakanginya di depan rumah. Lantas Sandrina yang penasaran berjalan mendekati orang itu. Karena dia tidak bisa mengeluarkan mobilnya jika lelaki berseragam SMP itu masih disana.
Namun belum mengeluarkan suara, lelaki itu terlebih dahulu menoleh kebelakang membuat Sandrina terkejut melihat siapa pria itu. Rey, ngapain dia disini?
"R-rey? Lo ngapain disini?," Tanya Sandrina gugup yang di balas senyuman oleh lelaki itu.
"Gue mau ngajak Lo berangkat bareng ke sekolah. Dan karena gue udah terlanjur dateng ke rumah Lo. Jadi gue gak mau denger penolakan dari Lo," Rey langsung menarik tangan Sandrina mendekat dan memakaikannya helm.
"Ih kok Lo maksa si? Emang gue udah bilang mau apa?," Sewot Sandrina memajukan bibirnya.
"Kan gue udah bilang tadi, kalo gue gak mau denger penolakan dari Lo. Udah cepetan nanti telat lagi masuknya. Lama tau gak gua nunggu Lo keluar," Rey memakai helm nya lalu menaiki motor kesayangannya.
"Ya lagian Lo main dateng aja, bukannya chat gua dulu. Kalo kayak gini ya bukan salah gue. Lo juga maksa banget jadi cowok, kayak cewek aja," Cerocos Sandrina terus sambil menaiki motor Reyhan di belakang.
"Lo sekarang banyak ngomong ya? Perasaan yang gue tau kalo lo itu pemalu deh. Lo lagi PMS kali ya," Penuturan Reyhan membuat Sandrina tersadar kalau dia tadi menunjukkan sifat sebenarnya seorang Sandrina.
"Aduh ini sifat bobrok gue keluar kan. Gimana nanti kalo Reyhan curiga. Aduh, untung dia ngeduga hal lain,"
"Emang kalo gue lagi PMS kenapa? Gak suka? Kan udah gue bilang, kalo gua ketemu lo tuh rasanya kesel terus. Ini lo malah jemput gue segala, Makin kesel kan gue,"
Reyhan benar-benar pusing menghadapi sikap Sandrina kali ini. Sandrina yang awalnya Rey kenal adalah Sandrina yang pemalu dan lembut. Tapi sekarang Sandrina terlihat talkative, dan sangat hyper. Apa perubahan ini memang karena Sandrina yang sedang PMS?
"Terserah gue dong mau jemput Lo atau gak. Lo gak ada hak buat ngelarang seorang Reyhan,"
"Iya deh, sakarepmu mas,"
...
Ketibaan Reyhan dan Sandrina yang bersama tentu membuat seluruh SMP Nusa bangsa heboh. Bagaimana tidak, Reyhan seorang lelaki yang sangat tidak mudah di dekati cewek kini malah datang ke sekolah dengan seorang cewek. Apalagi ceweknya adalah seorang Sandrina yang terkenal dengan kepolosan dan lugu nya.
"Harusnya tadi gue minta turunin di halte depan aja. Kalo kayak gini, alamat di bully gue sama fans-fans nya Reyhan,"
"Rey seharusnya tadi Lo turunin gue di halte depan aja. Malu tau gak kalo turun disini, banyak orang yang ngeliatin," Bisik Sandrina setelah turun dari motor Reyhan.
KAMU SEDANG MEMBACA
FAKE PERSON [ON GOING]
Teen Fiction{CINTA ANAK SMP} "Lo cantik dan manja gue suka," _Fahreyza "Rey suka sandrina? Tapi kenapa harus Sandrina? Kenapa engga yang lain aja?," _Sandrina "Karna lo berbeda dengan yang lain, jadi gue suka," • • • • Di Sekolah elite seantero Jakarta SMP NUSA...
![FAKE PERSON [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/263525510-64-k645143.jpg)