Happy reading :)
Berlakulah jujur di hadapan orang lain
Kehebohan terjadi di lapangan PHS hari ini. Seorang pria dan wanita sedang berada di tengah lapangan itu. Si laki-laki memegang sebuah bola basket sambil tersenyum ke arah perempuan yang masih mencoba mencerna apa yang sedang terjadi.
"Wonyoungie, kalau bola basket ini masuk ke ring, jadilah pacarku ya?" ucap si pria itu tersenyum.
Pria itu kemudian beralih ke lingkaran tengah lapangan basket itu lalu melempar bola basket yang ia pegang dari sana. Dia sangat tegang melihat bola yang ia lempar itu, termasuk seluruh siswa yang juga menyaksikan pemandangan itu.
Bammm...
Bola itu berhasil masuk ke ring basket yang ada di ujung lapangan. Si laki-laki bernama Jisung itu sudah melompat kegirangan. Jisung lalu menghampiri Wonyoung yang masih terdiam di tempatnya.
"Gimana, jadi mau terima aku?" tanya Jisung dengan senyumnya yang sangat lebar.
"Terima ! Terima !!" teriak siswa-siswi lainnya yang menonton pemandangan itu.
Wonyoung melihat sekelilingnya sebentar mencari sahabatnya Nako. Wonyoung takut kalau Nako melihat itu. Soalnya Wonyoung mengira kalau Nako itu masih suka dengan Jisung, padahal mah Nakonya udah punya gebetan, tapi memang belum dipublikasi ajah sama Nako.
"Ya udah kamu pikirin dulu ya. Nanti kalau udah siap langsung bilang aku," ucap Jisung sambil mengacak rambut Wonyoung yang masih kaget itu.
Jisung baru saja mau berjalan meninggalkan Wonyoung, tapi tiba-tiba gadis itu malah mengambil tangan Jisung dan menariknya. Jisung tersenyum karena tangannya ditarik oleh Wonyoung. Ia langsung menyelaraskan langkahnya dengan Wonyoung. Hal itu tentu saja semakin membuat heboh murid-murid di sana karena mereka berpikir Wonyoung dan Jisung sudah resmi berpacaran.
Wonyoung membawa Jisung ke halaman belakang sekolah yang jarang sekali dikunjungi oleh siswa. Setelah sampai dan merasa tempat itu sepi, Wonyoung melepaskan genggamannya dari Jisung. Wonyoung menggigit bibirnya gugup sambil merancang kata-kata yang baik.
"Jisung..." panggil Wonyoung pelan.
"Kenapa Youngie?" tanya Jisung tersenyum dengan sangat manisnya.
"Ummm..."
Wonyoung menarik napasnya berat. Dia tidak suka berada dalam keadaan seperti ini, tapi dia harus menyelesaikan semuanya secepatnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Komplek Rich
Novela JuvenilKerusuhan 7 keluarga di sebuah komplek mewah. Anak-anak komplek yang sudah bertumbuh menjadi remaja dan dewasa, serta mulai menghadapi masalah kehidupannya masing-masing. Juga bapak-bapak dan ibu-ibu yang semakin bucin dengan pasangannya. (Cerita ha...
