Cup Day 2 : Rebutan Yuna

466 62 25
                                        

Happy reading :)




Bersikaplah ramah terhadap orang lain.










Masih di hari kedua cup. Sementara Nako dan Dohyon membawa Mashiho ke rumah sakit, rumah sakit siapa lagi kalau bukan rumah sakit daddy Seok, papinya Nako. Yuna dan Wonyoung masih ada di lapangan menonton pertandingan basket pria.



"Yuna, nanti gue dijemput appa, lu mau bareng gak?" tanya Wonyoung.

"Boleh, tanggung ya sebentar lagi selesai pertandingannya," jawab Yuna.



"Yunaaa...." panggil seorang laki-laki menghampiri Yuna dan Wonyoung.

"Jaehyuk? Kenapa?" tanya Yuna.

"Pulang bareng gue ya nanti," ajak Jaehyuk.

"Sih Nayoung mana? Bukannya lu selalu bareng dia?" tanya Wonyoung menyela Yuna yang mau berbicara.



"Yunaayuuuu !!!" panggil seorang laki-laki lain.

"Apaan sih?" balas Yuna kepada laki-laki yang baru datang itu.

"Ayoo pulang, kan tadi udah janji sama gue mau urut kaki lu lagi," ucap laki-laki yang ternyata adalah Huening Kai.

"Hari ini Yuna bilang mau pulang sama gue. Kalau mau urut kaki mah sama gue juga bisa," ucap Jaehyuk sudah memegang tangan Yuna.

"Gak bisa ! Kemarin dia udah janji sama gue kalau pulang sekolah mau urut kakinya lagi," balas Kai.

"Yuna, lu beneran udah janjian sama anak ini?" tanya Jaehyuk.

"Bukan begitu, tapi...."




Flashback on..


Seperti apa yang Kai bilang tadi kepada Yuna di UKS, Kai sungguh-sungguh menghampiri Yuna dan mencari Yuna yang hampir kabur itu. Mau tidak mau Yuna mengikuti Kai karena wajah lelaki itu menunjukkan rasa bersalah sudah menendang bola ke arah Yuna tadi, padahal juga itu tidak disengaja.



Yuna dipapah oleh Kai menuju mobilnya dan itu menjadi perhatian banyak murid di sana. Padahal Yuna sudah bilang kalau dia berjalan sendiri saja, tapi Kai bukan Kai kalau tidak memaksa Yuna. Kemana sih Wonyoung dan yang lain? Yuna gak tau mereka kemana karena tadi dia ditinggal sendirian di UKS.



"Mau makan dulu gak?" tanya Kai yang sudah masuk mobil setelah menolong Yuna masuk ke mobilnya.

"Lu tadi ngajaknya kan buat obatin kaki gue ya," sahut Yuna dengan tatapan kesal.

"Iya-iya deh tuan putri. Tapi abis diobatin, kita makan dulu. Masa gue bawa pulang anak orang dalam kondisi kelaparan. Pak Choi, tolong jalan ya ke tempat biasa," ucap Kai.

Komplek RichCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang