Happy reading :)
Perjuangkanlah sampai kita mendapatkannya.
"Yen..."
"Hmm..."
"Yena..."
"Ahh iyah kenapa?"
"Kamu kayanya kecapean deh. Aku anter kamu pulang ajah ya."
"Gak apa kok. Aku mau ketemu eomma kamu. Kita udah sampai ya?"
"Belum Yen. Kalau kamu cape, besok ajah ketemu eommanya. Aku anter kamu pulang ya."
"Aku gak apa, Hoon. Eomma kan juga udah ngajak aku makan malam, masa aku gak dateng. Kasihan eomma kamu udah masak cape-cape."
"Ya udah deh. Kamu kalau mau tidur dulu ajah ya. Nanti aku bangunin kamu."
"Iya bawell udah bawa mobil yang bener. Aku gak mau masuk rumah sakit bareng kamu ya."
"Iya bebek.."
"Hoonnn !!!"
Jihoon, pria yang ada bersama Yena saat ini tertawa melihat tingkah lucu Yena. Jihoon dan Yena sudah saling mengenal selama 2 tahun. Dulu ibunya Jihoon berjualan makanan di dekat kampus Yena. Yena sering membeli makanan di tempat ibunya Jihoon. Terkadang Yena juga sering membantu ibunya Jihoon saat anak itu melihat ibu Jihoon seperti kurang sehat. Dari situlah dia mengenal Jihoon.
Jihoon juga sedang mengerjakan skripsinya sama seperti Yena. Jihoon berkuliah sambil kerja. Jihoon mengelola sebuah EO. Itu ia lakukan untuk memenuhi biaya kuliahnya dan sekolah adiknya. Jihoon punya seorang adik laki-laki bernama Park Guanlin. Mereka berdua bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya terutama setelah ibu Jihoon tidak lagi berjualan.
Sebenarnya Jihoon pernah menyatakan cintanya kepada Yena, tapi Yena menolaknya dengan alasan dia belum mau berpacaran. Yena hanya mau berpacaran kalau dia udah siap mau menikah. Dia gak mau main-main. Walaupun cintanya ditolak, Jihoon tidak mau menjauh dari Yena. Dia bahkan selalu ada untuk Yena, dia mau menunjukkan keseriusannya.
Balik lagi ke cerita mereka. Sekarang mereka udah sampai di rumahnya Jihoon. Mereka perginya pakai mobil Yena.
"Eomma..." panggil Yena langsung memeluk eommanya Jihoon.
"Yena sayang. Eomma kangen sama kamu," ucap eommanya Jihoon memeluk Yena erat.
"Yena juga kangen eomma. Maaf ya belakangan ini Yena lagi sibuk kerjain tugas skripsi," ucap yena tersenyum.
"Yena jangan terlalu stress ya kerjain tugasnya. Kamu kayanya kurusan deh. Jihoon jangan lupa ingetin Yena buat makan ya," ucap eomma Jihoon kuatir.
KAMU SEDANG MEMBACA
Komplek Rich
Novela JuvenilKerusuhan 7 keluarga di sebuah komplek mewah. Anak-anak komplek yang sudah bertumbuh menjadi remaja dan dewasa, serta mulai menghadapi masalah kehidupannya masing-masing. Juga bapak-bapak dan ibu-ibu yang semakin bucin dengan pasangannya. (Cerita ha...
