BAB 23

470 32 0
                                        

Segera Revan mengendong Diandra. Membawanya kerumah sakit. Sedangkan tiga orang yang melihat kejadian itu hanya diam saja. Tak ada rasa bersalah di wajah papa. Lalu Revan menatap mereka semua dengan tajam dan dingin.

🍁🍁🍁🍁🍁

7 Tahun kemudian

Tepat pukul 10 pagi setempat, udara pagi pergantian musim yang sangat menyejukkan. Musim Semi, bunga-bunga mulai bermekaran di negara ini. Seorang gadis berjalan menyusuri bandara Jonh F. Kennedy, New York area kedatangan dengan menyeret sebuah koper berukuran sedang. Mengenakan pakaian kasual dengan mantel yang membalut tubuh rampingnya, kacamata hitam bertengger di hidung mancungnya, serta tas kecil ditangan kanannya. Semua orang akan memandang dua kali kearahnya karena aura kecantikannya yang terpancar.

Seorang pria menghampiri gadis itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Seorang pria menghampiri gadis itu. Lalu memeluknya dengan erat melepas rindu. Sudah 2 tahun mereka tak bertemu.

"Kenapa tak memberitahu abang kalo kamu pulang hah? Untung Mom memberitahu abang." Omel sang pria yang memanggil dirinya abang itu.

Sang gadis hanya nyengir mendengar omelan abangnya. "Sorry, Ra gak mau bikin abang repot dan meninggalkan pekerjaan." Terang Gadis bernama Ra itu.

"Repot? Yang benar saja. Abang gak akan merasa direpotkan dengan princess abang ini." Sembari mencubit hidung mancung Ra hingga membuatnya memerah.

"Ihh, abang sakit tau."

"Baiklah Abang Revano Alexander. Mari kita pulang adikmu yang cantik ini sudah lelah penerbangan." Angkuhnya di bagian cantik. Selama beberapa jam diatas awan, dari London ke New York.

"Iya iya Diandra Alexander. Mom sudah menunggu kamu. Kangen berat katanya." Mereka berlalu meninggalkan tempat dan menuju parkiran bandara.

Gadis tadi bernama Diandra Alexander. Dimana dulu Diandra Altair. Semenjak kejadian kecelakaan itu, nama keluarga Diandra berubah dan berganti dengan nama keluarga Alexander, tante dan omnya.

Pria itu yang menjemput Diandra yaitu Abangnya Revan Alexander. Putra tunggal Alexander dan Sita Alexander. Yang sekarang bukan lagi putra tunggal sebab Revan sudah memiliki saudara perempuan berdasarkan hukum. Diandra diangkat anak oleh pasangan Alexander. Sejak kecelakaan itu semua kehidupan Diandra berubah. Tak hanya nama tapi tempat tinggalnya pun juga pindah. Ia pindah ke Inggris tempat tinggal kakek dan nenekny orang tua kandung Alexander.

Memulai hidup baru disana. Melupakan semua kenangan pahitnya di Indonesia. Tidak mengenal siapapun disana. Untung saja orang tua om elexander menganggapnya seperti cucu sendiri. Ia memanggilnya dengan grandpa dan grandma seperti Revan memanggil pasangan kakek nenek itu.

Tak terasa mobil Revan sampai di Masion Alexander di New York, AS. Yah, Diandra pulang ke rumah Alexander yang di New York. Sejak saat itu juga keluarga Alexander menetap di New York. Awalnya Tante ingin tinggal bersama dengan Diandra, karena bujukan akhirnya tante menuruti rencana Suami dan anaknya. Diandra pun memanggil om dan tantenya dengan sebutan Mommy dan Daddy.

RAFANDRA (COMPLETED)✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang