HAPPY READING GUYS
🍁🍁🍁🍁🍁
Pria itu sampai di depan ruangan kepala sekolah. Pria itu mengetuk pintu
Tok tok tok
"Selamat pagi pak." Sapa pria itu setelah membuka pintu dan mendapati seorang pria paruh baya yang duduk di belakang mejanya.
"Pagi. Siswa baru dengan nama------" jeda kepala sekolah.
🍁🍁🍁🍁🍁
"Pagi. Silakan masuk. Siswa baru dengan nama---- Dimas Adiwijaya?" Tanya kepala sekolah
"Iya pak."
"Kamu berada di kelas X IPA 4. Mari saya antar kamu ke kelasmu." Ajak kepala sekolah.
Mereka pun beranjak keluar ruangan kepala sekolah menuju kelas X IPA 4. Setibanya di kelas X IPA 4
Tok tok tok
"Selamat pagi. Bu desi." Sapa kepala sekolah
"Pagi pak. Ada yang bisa saya dibantu?"
"Ini ada siswa baru dikelas ibu. Silakan. Kalo begitu saya tinggal. Mari bu." Pamit kepala sekolah.
"Terima kasih pak." Ucap Dimas dan bu Desi bergantian.
"Sekarang perkenalkan diri kamu." Perintah Bu Desi
"Hai semua. Nama saya Dimas Adiwijaya. Pindahan dari Medan. Salam kenal." Ujar Dimas.
Ganteng
Stok pria ganteng bertambah guys
Bagi nomernya dong
Kenalan dong
Mau deh jadi selingkuhan.
Dan masih banyak seruan dari siswa lain yang memuji dan menggoda Dimas. Dimas hanya tersenyum menanggapinya.
"Sudah-sudah. Dimas silakan kamu duduk di kursi kosong itu." Perintah bu Desi menengahi kegaduhan yang terjadi. Dimas melangkahkan kakinya menuju tempat duduknya.
Dimas duduk dibelakang bangku Diandra dan Tasya. Tasya memutar tubuhnya kebelakang.
"Hai, kenalin Tasya." Seraya mengulurkan tangannya.
"Oh hai. Dimas." Dimas melirik teman bangku Tasya. Merasa familiar
"Oh ini temenku. Diandra." Seakan paham
Diandra yang merasa namanya disebut menolehkan kepalanya kebelakang.
Pantes. Si cantik. Batin Dimas
"Dimas. Tadi belum menyebut nama." Mengulurkan kembali tangannya. Diandra tersenyum dan menyambut uluran Dimas.
"Diandra."
Mereka kembali fokus pada penjelasan Bu Desi. Tak terasa waktu berlalu dengan cepat. Jam ganti pelajaran berbunyi.
🍁🍁🍁🍁🍁
Kriiing!! Kriing!! Kring!
"Baik anak-anak. Pelajaran sampai disini. Jangan lupa tugas dikerjakan dan dikumpulkan minggu depan. Selamat siang." Pamit Pak Santo selaku guru Matematika.
"Iya pak. Siang." Jawab serempak siswa kelas X IPA 4.
Beberapa siswa mulai berhamburan keluar kelas menuju kantin. Tak terkecuali Diandra dan Tasya.
KAMU SEDANG MEMBACA
RAFANDRA (COMPLETED)✅
Romance#AdelardoSeries1 Percayalah "Hidup penuh dengan teka-teki takdir. Tak terduga." - Diandra Altair Penasaran? langsung dibaca. mohon maaf apabila ada kesalahan ini merupakan cerita pertama saya. mohon dimaklumi bahasanya. mohon maaf apabila ada kesa...
