Happy Reading.......
🍁🍁🍁🍁🍁
11 Tahun Kemudian.....
"Hahaha...... mom!!" Panggil gadis kecil berusia 6 tahun kepada mommynya. Gadis tersebut berlari mwnghindari Daddynya yang terus mengejarnya.
Diandra. Wanita yang dipanggil Mommy hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah anak dan bapak tersebut. Selalu seperti ini. Berbeda dengan anak pertamanya yang terlihat dingin dan cuek. Anak keduanya itu malah sangat cerewet dan suka jail kepada abang atau Daddynya.
"Dad, sudah. Dilanjut nanti mari makan malam terlebih dahulu." Tengahnya.
"Falisha, tolong panggilkan abang ya. Untuk makan bersama." Sambungnya. Falisha pun menuruti perintah mommy nya. Rafael melangkah ke arah Diandra lalu mengelus perut buncit Diandra. Saat ini Diandra tengah mengandung anak ketiga, sudah memasuki usia sembilan bulan. Sebentar lagi akan lahir.
"Bagaimana keadaannya hari ini? Apakah tidak membuatmu capek sayang?" Tanyanya.
"Tidak. Baby sangat paham dengan keadaan mommynya. Bahkan hari ini sangat anteng. Hanya manja sama Daddynya saja." Jawab Diandra ikut mengelus perutnya. Rafael tersenyum.
"Mommy Daddy." Panggil Cio. Abercio Leoniel Adelardo. Anak pertamanya memasuki usia 12 tahun. Sedang bersekolah disalah satu Sekolah menengah bertaraf internasional karena kecerdasannya. Anak pertamanya ini memiliki sikap mirip sekali dengan Rafael tak hanya sikap wajahpun 90% mirip Daddynya. Tampan. Karena itu, Cio menjadi Idola di sekolahnya. Meski diluar nampak dingin dan cuek, tapi dengan keluarganya akan hangat terutama pada Mommy dan adik perempuannya.
Falisha Binar Adelardo. Anak keduanya, perempuan, berjarak 5 tahun dari abangnya. Memiliki wajah perpaduan Diandra dan Rafael, namun lebih menonjol ke arah Diandra. Memiliki sikap yang berbanding terbalik dengan abangnya, Cerewet dan suka jail dengan abang dan Daddynya.
Saat ini keluarganya menanti kelahiran anak ketiganya. Keluarganya begitu antusias dan senang saat mendengar ia hamil. Apalagi Falisha sangat menginginkan adik. Sejak usianya menginjak 4 tahun, Falisha sudah merengek menginginkan adik. Diandra dan Rafael sudah berusaha. Namun, semua kembali pada tuhan. 2 tahun kemudian, saat Falisha berusia 6 tahun ia baru hamil kembali.
Arion Adelardo. Saat ini berada di Amerika Serikat melanjutkan Kuliahnya disana setelah Kedua orang tuanya meninggal. Sembari memantau perusahaan Revan yang beralih kepadanya sesuai dengan permintaan terakhir Revan. Omnya.
Mama papa Rafael sudah meninggal. Awalnya hanya mama Rafael yang meninggal terlebih dahulu saat Cio berusia 4 tahun. 1 tahun kemudian Papa Rafael menyusul sang Istri. Oleh karena itu, Falisha belum pernah bertemu dengan kakek neneknya.
"Sudah. Mari kita makan terlebih dahulu." Ajak Diandra. Mereka menghabiskan makanan masing-masing.
"Mom, kapan adik lahir? Kakak udah gak sabar ingin bermain bersama dengan adek?" Tanya Falisha disela-sela makannya.
"Sebentar lagi sayang. Doakan ya semoga adek dan Mommy baik-baik saja."
"Pasti Dad."
"Abang, bagaimana sekolahnya?" Tanya Diandra pada anak pertamanya. Cio.
"Baik Mom. Tidak ada masalah." Diandra mengangguk atas jawaban anaknya.
"Kalau ada apa-apa bilang saja pada Mommy atau Daddy." Sambung Rafael.
Setelahnya Falisha menceritakan harinya di sekolah. Temannya yang jail, yang dingin dan lain-lain. Sesekali Diandra dan Rafael menanggapi. Cio hanya mendengarkannya saja. Seperti inilah keluarga mereka berusaha membuat suasana hangat didalamnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
RAFANDRA (COMPLETED)✅
Romance#AdelardoSeries1 Percayalah "Hidup penuh dengan teka-teki takdir. Tak terduga." - Diandra Altair Penasaran? langsung dibaca. mohon maaf apabila ada kesalahan ini merupakan cerita pertama saya. mohon dimaklumi bahasanya. mohon maaf apabila ada kesa...
