28. Kebohongan/Fakta

14.5K 791 36
                                        

Kabarin kalo ada typo.

Angkringan cecan

Sheerin Angelica : p

Sheerin Angelica : muncul lo pada penghuni gc!!

Sheerin Angelica : ayo muncul cevvattt!!!

Stefanny Megantari : paan sih!

Salsabila kencana : bacot

Kayla Azrani : tau!

Sheerin Angelica : Stela mana?

Stefanny Megantari : mau lo apa sih Sheer? Bingung gw

Sheerin Angelica : gw cuma mau ngomong hari ini kak Alfa masuk.

Stela yang baru saja menjajakan kakinya di lapangan SHS langsung terdiam. Matanya menatap kesegala arah mencoba mencari Alfa tapi nihil.

Auristela Diana Legarist : gw g lihat ada dia.

Sheerin Angelica: emang lo sekarang dmn?

Auristela Diana Legarist : gw di lapangan.

Sheerin Angelica : tungguin gw, gw otw.

Stela mematikan ponselnya dan bergegas mencari Alfa di beberapa gedung sekolah. Dia mencari ke kelas Alfa tidak ada, di kelasnya sendiri juga tidak ada bahkan di rooftop juga. Apa mungkin Sheerin hanya iseng? Tapi tidak mungkin. Sheerin bukan gadis gabut seperti yang ada di pikiran Alesha.

Stela lalu terduduk di bangku kayu yang berada di rooftop. Dia berdiam diri menatap nanar langit pagi yang masih cerah. Apa mungkin Alfa sudah lupa dengannya?. Suara pintu berdecit membuat Stela sontak menatap ke belakang.

"Lo ngapain disini Stel?" Tanya Aska pada Stela yang hanya diam.

"Bukannya Alfa ada di ruang guru? Temen temennya disana semua, ada temen temen lo juga" Stela langsung berdiri dan menghampiri Aska.

"Ayo kak ikut gue!!" Stela langsung menarik tangan Aska menuju ruang guru. Dapat Aska lihat dari raut wajah Stela. Gadis itu sangat antusias ingin bertemu Alfa. Apa mungkin Alfa akan membiarkan gadis setulus Stela menghadapi kenyataan pahit ini?.

Akhirnya mereka berdua sampai. Atensi Stela hanya terfokus pada pintu kaca yang masih tertutup.

"Kak Alfa di dalem kan?" Tanya Stela antusias. Bahkan matanya berbinar menandakan dia sangat bahagia bisa bertemu Alfa.

"Iya" jawab Justin singkat.

Stela langsung berdiri di depan pintu. Mencoba mengontrol diri agar siap bertemu Alfa nanti. Sementara yang lain hanya diam menatap Stela. Gadis baik itu sangat tulus pada Alfa.

Pintu terbuka menampakan Alfa yang memakai kaos hitam polos dan celana seragam. Stela yang melihat hal itu langsung berhamburan memeluk Alfa erat. Alfa yang terkejut hanya diam. Tangannya bahkan terasa berat untuk membalas pelukan Stela. Mata Stela terbuka melirik tangan seseorang yang melingkar di lengan Alfa. Sontak saja Stela langsung mendongak melihat Alfa yang terdiam menatapnya. Dan selanjutnya hal yang paling mengejutkan adalah Jihan yang berdiri di samping Stela sembari melilitkan tangannya di lengan Alfa.

ALFAREZ [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang