Kabarin kalo ada typo.
Hari ini siswa kelas XII di Starshine tengah sibuk sibuknya mengerjakan soal ujian untuk kelulusan mereka. Berbeda dengan beberapa murid yang cenderung ambisius dan anteng mengerjakan soal mereka. Alfa justru melamun sambil menatap keluar jendela kelas. Otaknya tak kunjung berputar memikirkan rumus untuk memecahkan soal di depannya.
"Si Alfa masih aja ngelamun kek orang dongo" gumam Liam melirik Alfa yang masih melamun.
"Di tonjok tau rasa lo" sambung Galaksi membalas Liam.
"Elah canda kali" Liam menatap beberapa anggota Alfagar yang sibuk mengerjakan soal mereka. Kecuali Samuel yang tampak sering menunduk untuk mengecek ponselnya.
"Masa belum kelar sih si Samuel sama si onok" tanya Liam pada Galaksi yang ikut menatap Samuel.
"Kayanya belum, tapi mungkin nanti udah bisa" jawab Galaksi lempeng lalu melanjutkan aktivitasnya mengerjakan soal begitupun Liam. Alfa pun tampak kembali sadar ke dunia nyata dan mengerjakan soalnya.
Kringgg
Bel pulang sekolah sudah berbunyi. Samuel yang hendak menghentikan Alfa kalah cepat dengan langkah panjang Alfa yang sudah keluar kelas.
"Si anjing malah kabur" umpat Samuel lalu menatap teman temannya.
"Jadi gimana Sam?" Tanya Justin menatap Samuel yang tampak lebih tenang dari pada beberapa hari lalu.
"Bisa, katanya sih nanti malam, si Aska juga bakal bantu" dahi Laksamana berkerut samar.
"Maksud lo? Ngapain ajakin si Aska?" Tanya Laksamana seperti kurang setuju.
"Udah ngikut aja, masalah lo mau protes belakangan yang penting urusan satu ini kelar dulu" jelas Justin sedikit bijak. Laksamana menatapnya sejenak lalu mengangguk setuju.
"Gue tunggu kabar kalian nanti, gue mau anterin Kayla dulu bye" Justin lalu melangkah keluar kelas sambil menenteng ranselnya.
"Bucin terus sampek mampus" sindir Samuel saat Justin sudah menghilang.
Justine melangkah ringan menuju ruang ujian Kayla. Gadis cantik itu masih duduk anteng sambil menatap lantai yang dia pijak. Tampak sangat kotor.
"Hai cantik?" Kayla mendongak menatap Justin yang tersenyum padanya.
"Ayo" ucap Justin lalu menggenggam tangan Kayla yang dingin.
"Kak.." panggil Kayla lirih.
"Iya? Kenapa?".
"Gue kangen sama Stela, bisa bantu gue bangunin dia?" Justin terdiam lalu tersenyum hangat.
"Cantik, gue kasih tau ya, lo tau kan Stela itu kuat, doain dia semoga cepat sembuh bisa ketawa sama kita lagi, doain yang terbaik ya cantik" mendengar jawaban Justin barusan membuat hati Kayla menghangat.
"Makasih kak, sorry gue dulu pernah bikin lo sakit hati gara gara sikap gue" Justin tertawa pelan lalu mengangguk dan berjalan pergi bersama Kayla.
Anggota Alfagar yang baru saja keluar kelas langsung tertawa puas saat melihat sikap tengil Justin yang dulu tiba tiba menghilang dan menjadi dewasa saat berhadapan dengan Kayla.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALFAREZ [END]
Teen Fiction[𝙁𝙊𝙇𝙇𝙊𝙒 𝙎𝙀𝘽𝙀𝙇𝙐𝙈 𝙈𝙀𝙈𝘽𝘼𝘾𝘼 𝘾𝙀𝙍𝙄𝙏𝘼 𝙎𝘼𝙔𝘼] ⚠️DONT COPY MY STORY⚠️ Ini hanya sebuah cerita tentang Alfarez Daniel Mahardika, Si tampan kembaran Malaikat pencabut nyawa. Ketua geng ALFAGAR yang terkenal akan julukan 'The King O...
![ALFAREZ [END]](https://img.wattpad.com/cover/256784431-64-k729796.jpg)