Kabarin kalo ada typo
"HABISIN BOS!!"
"TONJOK AJA BIAR KAPOK!!"
"TENDANG AL SAMPAI KE MARS!!"
Suasana kelas XII IPA G semakin ricuh karena teriakan anggota Alfagar yang menyemangati Alfa. Pagi ini Alfa sudah meregangkan otot-ototnya dengan menghajar seorang siswa yang kedapatan tengah menghibahi Alfagar.
Alfa berjalan mendekati anak laki laki itu lalu mencengkram kerah seragamnya dan memukul wajahnya untuk kesekian kalinya.
"Bangun!!! Tadi aja bacot ngatain Alfagar, giliran di hajar kaya orang bisu!!" Sentak Alfa menendang perut anak itu.
Stela yang baru saja berangkat langsung membela kerumunan dan melerai Alfa.
"Kak udah!!" Stela menarik mundur Alfa dan mengusap lengan kekarnya. Dia tahu Alfa sangat tidak terima jika ada yang menghina Alfagar.
"Dia harus di kasih pelajaran biar tahu batasan!!" Tegas Alfa tanpa melihat Stela.
"Kak udah!! Dengan lo hajar dia masalah gak akan cepat selesai!" Alfa sedikit menurunkan emosinya menatap lekat Stela.
"Terus gue harus gimana?!"
"Tenangin diri dulu" Alfa menghela nafas lalu kembali menatap anak tadi.
"Sekali lagi gue denger lo hina Alfagar, jangan berharap bisa lihat dunia lagi!!" Tekan Alfa di setiap kalimatnya. Tangannya meraih jemari Stela lalu berjalan keluar.
Anggota Alfagar langsung menyoraki anak itu lalu keluar menyusul Alfa. Stela menatap wajah Alfa yang menyiratkan aura tidak menyenangkan. Dia tahu suasana hati Alfa pasti sangat kacau apalagi tadi menyangkut nama Alfagar.
"Gue tahu gue ganteng, jangan dilihatin terus" ujar Alfa dalam pandangan lurusnya.
"Apasih ge-er banget" Stela mengalihkan pandangannya.
"Mau kemana dulu?" Alfa menghentikan langkahnya dan menatap gadisnya penuh kehangatan.
"Kantin?" Alfa menaikkan sebelah alisnya.
"Emang belum sarapan?"
"Belum, Papa sama Mama belum pulang, males makan sendirian, kak Alfa sih tadi gak jemput!" Gerutu Stela sambil menunduk memainkan jemari besar Alfa.
"Iya iya maaf, Ya udah gue temenin" Alfa menarik tangan Stela lembut menuju kantin. Kini melihat kedekatan dua orang itu bukan hal asing lagi di Starshine. Bahkan aneh jika mereka tidak melihat kemesraan Alfa dan Stela.
"Mau makan apa, biar gue pesenin"
"Batagor sama siomay aja, minumnya teh hangat"
Alfa berjalan menuju pesan lalu kembali sambil membawa nampan berisi makanan pesanannya tadi.
"Makan yang banyak ya."
"Gak usah di suruh juga makan gue udah banyak kak" Alfa terkekeh pelan. Manik matanya mengamati Stela yang berkutat dengan siomay dan batagor. Terlihat semakin cantik saja setiap hari.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALFAREZ [END]
أدب المراهقين[𝙁𝙊𝙇𝙇𝙊𝙒 𝙎𝙀𝘽𝙀𝙇𝙐𝙈 𝙈𝙀𝙈𝘽𝘼𝘾𝘼 𝘾𝙀𝙍𝙄𝙏𝘼 𝙎𝘼𝙔𝘼] ⚠️DONT COPY MY STORY⚠️ Ini hanya sebuah cerita tentang Alfarez Daniel Mahardika, Si tampan kembaran Malaikat pencabut nyawa. Ketua geng ALFAGAR yang terkenal akan julukan 'The King O...
![ALFAREZ [END]](https://img.wattpad.com/cover/256784431-64-k729796.jpg)