😒
Vote!
_____________
Before Chapter
"Ikut aku, kau benar-benar harus aku disipilinkan," balas datar Kaisar Bai, sambil menarik tangan Hena, untuk mengikuti langkahnya.
______________
"Apakah sudah selesai?" tanya Bai Si Yu, yang sudah tidak merasakan beberapa tangan yang merapikan pakaian kebesaran-nya.
"Sudah Yang Mulia," jawab kompak beberapa Dayang.
"Ingat, jika Selir Agung Chu sudah terbangun nanti beritahukan padanya bahwa dia tidak diperbolehkan keluar dari kediaman ini selama tiga minggu kedepan dan tidak ada satu orang luar-pun yang boleh menemuinya, kecuali aku," jelas Bai Si Yu kepada Dayang yang bertugas dikediaman Selir Agung Chu.
"Dimengerti Yang Mulia."
Mendengar jawaban ini, Kaisar Bai Si Yu beserta rombongannya perlahan mulai beranjak pergi dari kediaman Selir Agung Chu.
"Kau, ikut aku," perintah Dayang In kepada salah satu Dayang dibawahnya.
"Baik, Nyonya kepala," jawab Dayang tersebut.
"Nyonya kepala kurasa sebentar lagi kediaman Yang Mulia Selir akan terdengar suara seorang bayi," ucap Dayang tersebut sambil berjalan mengekori Dayang Su.
"Apa yang kau bicarakan?" tanya Dayang Su yang kurang mengerti.
"Nyonya kepala, Yang Mulia Kaisar belakangan ini selalu beristirahat dikediaman Yang Mulia Selir Agung Chu, bukankah hubungan mereka sangat baik, sebenarnya topik ini sangat banyak dibicarakan oleh para Dayang, tapi wajar saja lihat dibandingkan Yang Mulia Permaisuri tentu Yang Mulia Selir Agung Chu lebih unggul dari beberapa hal," ungkap Dayang tersebut.
"Sebaiknya kau menjaga ucapanmu bukankah dinding istana memiliki banyak telinga, kau tentu tau apa akibat dari ungkapan-mu barusan," balas Dayang Su menasehati.
"Maaf Nyonya kepala," balas Dayang tersebut takut.
"Sudahla, cepat siapkan air mandi Yang Mulia Selir," perintah Dayang Su lagi.
"Baik."
***
"Bagaimana?" tanya Permaisuri Song dengan tidak sabarnya.
"Yang Mulia," ucap takut Dayang In sambil memberi hormat kepada Permaisuri Song.
"Cepat katakan hukuman apa yang diterima Selir busuk itu!" teriak marah Permaisuri Song.
"Selir Agung hanya menerima hukuman ringan Yang Mulia, tidak diperbolehkan keluar dari kediaman selama tiga minggu kedepan dan tidak ada seorang-pun yang boleh menemuinya ke–kecuali Yang Mulia Kaisar," jawab Dayang In takut dengan posisi yang masih memberi hormat kepada Song Ir Ya.
"Hanya itu?" tanya Permaisuri Song dengan nada tidak percaya.
"Benar Yang Mulia," jawab Dayang In Lagi.
"Sialan!"
Pyarr
Pyarr
"Chu Xi Mei, kau benar-benar wanita busuk!" pekik marah Song Ir Ya, setelah melempar sembarang satu set porselen teh-nya.
"Mohon tenangkan diri anda Yang Mulia," ucap pelan Dayang In yang masih belum berani menatap Permaisuri Song.
"Tenang, tenang kau bilang."
Bruk
"Aku belum bisa tenang sebelum membalas wanita busuk itu, sudah cukup lama aku menahan semuanya kali ini aku tidak akan menahannya lagi," jelas Permaisuri Song setelah menghempaskan meja didepannya dengan asal.
KAMU SEDANG MEMBACA
Menjadi Selir [Selesai]
FantasíaSeorang wanita dari masa depan tidak sengaja memasuki jiwa seorang Selir Agung. pada masa lalu. Diketahui sosok Selir Agung, adalah orang yang sangat jahat karena selalu mencoba mendekati Sang Kaisar, dan mencoba melenyapkan Sang Permaisuri. Tapi sa...
![Menjadi Selir [Selesai]](https://img.wattpad.com/cover/256615616-64-k767436.jpg)