Episode 58 [ It's all your fault-! ]

1K 173 93
                                    

shizu : hello guys, meet Biwwy

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

shizu : hello guys, meet Biwwy. Biwwy, say "hi"
Biwwy : meoww~

Shizu : i change the name, because bi is for "Blackie" and wy is for "Whitty"


❀•ᵒ•═══ஓ๑♡๑ஓ═══•ᵒ•❀

ᴡʀɪᴛᴛᴇɴ ʙʏ : Shizuka__ka

Warning! : akan ada Penyiksaan yang ekstrim dan darah berwarna (pink) sebagai ganti warna merah, jika tidak nyaman, segera lewati bagian tersebut.

❀•ᵒ•═══ஓ๑♡๑ஓ═══•ᵒ•❀

(Name) tertawa terbahak bahak, ia menghindar setiap serangan yang diberikan oleh Muzan dengan mudahnya bagaikan ditiup oleh angin beberapa kali.
"sungguh menyedihkan! Apakah itu semua yang kau bisa!?" Tanya (name) sambil menarik Naginatanya

Urat urat pun mulai muncul di kening Muzan seakan akan siap meledak, amarahnya hanya bisa membuat si gadis bersurai (h/c) tersenyum manis polos. "Ayolah, kau tidak boleh marah terus menerus loh!"

"Kau yang seharusnya berhenti menghindar, Pengecut!!"
Balas Muzan sambil melempar beberapa tentakelnya ke arah (name), si pilar petir mengangkat kedua alisnya lalu seringai kecil mulai terukir di wajahnya, "fufu.. sepertinya kau membutuhkan cermin."

(Name) melompat ke arah Sang raja iblis sambil mengarahkan besi naginatanya yang dapat memperlihatkan wajah Muzan yang tengah merah dan berantakan. "Pengecut yang sebenarnya adalah kau .. Muzan!" Seru (name) dan mulai menginjak tentakel pria itu dan menendang tepat di wajahnya.

Mereka berdua pun mendarat di lantai lain membuat (name) menoleh ke atas dimana ia melihat kini Nakime memainkan biwanya. 'Hm hm~ aneh sekali.. kenapa Nakime mengirimkan iblis lainnya di berbagai tempat tak membiarkan mereka membantu muzan ya? Apakah dia berniat membantuku? Atau.. Tawamuri tengah membujuknya? Fufuu, menarik..'

Nakime mulai berkeringat dingin disetiap ia memetik senar biwanya beberapa kali, yang ia lakukan bukanlah mengubah tempat benteng tak terbatas tetapi malah mengirim para iblis bulan atas berbagai tempat. Kenapa ia melakukan hal itu?

Dirinya sendiri juga tidak tau kenapa, tetapi ia merasa bahwa ia tidak ingin (name) dilukai lebih parah lagi. 'Mereka tidak boleh menyakiti (name).. tidak boleh!' Pikirnya sambil menggertakkan giginya dan mulai memainkan Biqanya dengan lebih cepat mbuat para iblis bulan atas pusing sekali. "Nakime-chan! Kenapa kau malah mengubah ubah tempat kami~!? Kepala ku pusing loh!!" Seru Douma dari suatu tempat.

𝐃𝐄𝐀𝐑 𝐌𝐎𝐓𝐇𝐄𝐑 • [KNY x Reader] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang