᭙ꫀꪶᥴꪮꪑꫀ
❀•°•═══ஓ๑♡๑ஓ═══•°•❀
˛˚ 。✰ * ˛。Dear Mother 。* ˛˚ 。✰ ˚
【 ᴡʀɪᴛᴛᴇɴ ʙʏ : Shizuka__ka 】"bentar, shizu lupa terakhir kali (name) dimana.......
oke saya sudah ingat, mari menulis-"ᴡᴀʀɴɪɴɢ ;
ᴄʜᴀᴘᴛᴇʀ ᴋᴀʟɪ ɪɴɪ ʙᴇʀɪsɪ 3000+ ᴋᴀᴛᴀ, ᴅᴀɴ ᴍᴜɴɢᴋɪɴ ɪᴛᴜ ᴀᴋᴀɴ ᴍᴇᴍʙᴜᴀᴛ ᴘᴀʀᴀ ᴘᴇᴍʙᴀᴄᴀ sᴇᴅɪᴋɪᴛ sɪʙᴜᴋ ( ? )━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Tamayo dan Kocho bersaudara mulai sangat panik disaat mereka memasuki ruangan lab dan melihat bahwa obat dan racun yang mereka buat kini telah menghilang dari lemari obat obatan. "Aku yakin! Aku meletakkannya di dalam lemari ini, tidak mungkin kalian semua tidak melihatnya!" Seru Kanae dengan panik sambil menyingkirkan beberapa obat obat lain. Shinobu mengerutkan keningnya sambil mengingat ingat Kanae meletakkan obat dan racun yang mereka ciptakan, isak tangis Tamayo membuat kedua pilar itu tersentak kaget dan langsung mendekati beliau.
"huhu.. b-bagaimana ini? Racun dan obat itu.. sudah lama sekali kita cari cari dan membuatnya.. dan sekarang-.. selalu saja ada hambatan disaat kita ingin meraih.. kebebasan!"
Shinobu hanya melembutkan tatapannya dan mengelus pundak beliau dengan pelan, Kanae perlahan lahan pun ikut membendung air matanya, ia meminta maaf kepada Tamayo karena mengira bahwa ini semua salahnya. Namun, Tamayo sudah meyakinkan bahwa itu bukanlah salah Kanae sedangkan dicuri oleh seseorang."aku akan bertanya dengan Yu-"
ucapan Shinobu terpotong disaat ruangan lab mereka dibanting oleh asisten Tamayo serta suami dan putri pertamanya. "Aku mendengar kalian sangat panik, ada apa?" Tanya Hiroshi dengan khawatirnya terhadap kedua pilar dan istrinya itu, Fumi mengerutkan keningnya dengan penuh kebingungan, "apa yang terjadi? Okaa-san sampai menangis seperti itu.." Balas Fumi sambil melirik ke arah Yushiro karena berpikir bahwa ini salahnya. Yushiro yang menyadari hal itu langsung membela dirinya sendiri bahwa ia juga tidak tau apa apa.Tamayo menghela nafas dengan panjang, "maaf, kebetulan sekali. Oh iya, Yushiro-san, apakah kau melihat atau mengambil obat dan racun yang baru saja kita selesai buat?" Tanya Shinobu dengan nada seriusnya, dengan begitu yushiro pun ikut serius, "bukankah diletakkan oleh Kanae-san di lemari obat obatan? Dan juga, untuk apa aku mengambilnya jika itu digunakan untuk pertarungan yang akan datang?" Balas Yushiro dengan pertanyaan juga. Mendengar respon itu, Tamayo meletakkan kedua tangannya di atas dada, tak lama kemudian, Hiroshi pun teringat dengan putri keduanya, (name).
"Bagaimana dengan (name)? Bukankah dia baru saja datang lalu pergi bersama Sora?" Asumsi Hiroshi membuat seluruh perhatian orang disana langsung beralih ke arahnya, "(name)-san.... tidak- dia tidak mungkin mengambil obat dan racun itu, aku bahkan belum memberitau para pilar lainnya terutama dia kecuali Oyakata-sama bahwa obat dan racunnya telah berhasil dibuat." Balas Kanae dengan penuh percaya, "tetapi.. aku merasa curiga dengannya." Ujar Fumi membuat Kanae tersentak, "Curiga? Kenapa Fumi-san curiga terhadap adik Fumi-san sendiri?" Tanya Shinobu sambil mengangkat satu alisnya, Fumi pun meletakkan jari telunjuk dan ibu jarinya di bawah dagu menggesturkan gaya berpikirnya, "Karena.. dia tiba tiba saja datang kembali lalu meminta maaf dan Okaa-san langsung memeluknya lalu.. tiba tiba saja ia bertanya untuk bolehkah dirinya menggunakan kuda milikku. Maksudku, tatapannya... begitu kosong namun juga bergairah seakan akan.. ia akan melakukan sesuatu yang gila lagi, aku yakin akan hal itu." Balas Fumi dengan serius serta khawatirnya, "meooww.." interupsi Chacamaru membuat semua orang di ruangan itu kaget lalu melihat ke arahnya, Yushiro mendecih lalu menggendong kucingnya, "ada apa lagi Chacamaru? Bukankah aku sudah memberikanmu porsi ikan tuna yang besar sesuai keinginanmu? Jangan mengganggu ka--"

KAMU SEDANG MEMBACA
𝐃𝐄𝐀𝐑 𝐌𝐎𝐓𝐇𝐄𝐑 • [KNY x Reader]
Fantasy⌞ 𝐂𝐎𝐌𝐏𝐋𝐄𝐓𝐄 𓆉 ⌝ MASIH BANYAK TYPO, GOMENNASAI AOWQWQWQ " Bintangku.. bersinar..di depan halaman rumahku, mengingatkan.. dirinya.. yang selalu.. memasang senyuman.. " -Tamayo ━━━━━━━━━━━━━━━━━━ Kekosongan, sendirian, dan Kedinginan itulah yan...