Wʀɪᴛᴛᴇɴ ʙʏ : Cho_Kocho
[ siapa yang baru aja nggk tahan ama yang namanya kecemasan secara berlebihan dan depresot? Ya. Shizu dan sofie. ]
[16 SHOTS]
» ᴘʟᴀʏ «
00:00 ●━━━━━━ 00:00
⇆ㅤㅤㅤㅤ◁ㅤㅤ❚❚ㅤㅤ▷ㅤㅤㅤㅤ↻━━━━━━──────────────━━━━━━──────────────━━━━━━
"ah.. ternyata suplai obatnya sudah habis." Gumam Tamayo setelah memeriksa setiap kabinet obat obatnya. Ia menoleh ke belakang dan melihat Kocho bersaudara kini masih membantunya menganalisa setiap sampel darah iblis yang telah dikirim oleh Kamado Tanjiro.
Lalu, Yushiro yang tengah mencatat catat setiap hasil perbedaan hasil pencampuran dengan racun racun yang telah mereka buat. Apa yang tak diketahui oleh Kocho Bersaudara itu, (name) yang seharusnya masih ditahan kini bersembunyi di persembunyian Tamayo.
'sepertinya aku harus membeli obat obat suplainya sendiri..'
pikir Tamayo sambil menggesturkan gaya berpikirnya lalu mengangguk sendiri."Shinobu-san, Kanae-san dan Yushiro.. aku akan pergi membeli suplai obat yang sudah kita habiskan sebagai eksperimen pencampurannya."
Yushiro beranjak dari duduknya untuk protes agar dia saja yang membelinya. Namun, Tamayo memberitaunya untuk tetap membantu Kocho bersaudara. Karena penurut, ia pun tak protes lagi dan melanjutkan pekerjaannya membiarkan Tamayo pergi dari ruangan labor mereka.
Ketika sudah berada di pintu utama, ia tersentak kaget karena melihat gadis bersurai coklat dengan jubah milik putrinya dahulu yang berwarna (f/c) kini berdiri di depan pintu tersebut. "(N-name)-san? Kenapa kau berada di keluar? Bukankah kau tidak ingin ketahuan oleh para pilar?"
tanya wanita itu sambil berjalan mendekatinya lalu mendapatkan tolehan kepala dari gadis tersebut. "Tamayo-san, kau ingin pergi keluar, 'kan? biarkan aku ikut." Balasnya tanpa menjawab pertanyaan pertanyaan dari sang dokter.
Tamayo menggelengkan kepalanya dengan pelan lalu tersenyum simpul, "baiklah, tetapi.. bagaimana kau tau kalau aku ingin pergi keluar?"
(name) hanya terkekeh kecil lalu menunjuk ke arah ke telinganya, "aku dilahirkan dan memiliki pendengaran yang sangat tajam, bahkan detak jantung, sel sel darah yang mengalir, bisikan bisikan dapat kudengar semuanya dengan jelas.."
"ah.. itu bagus sekali, tetapi jika mendengar suara yang sangat besar akan sangat berbahaya.."
Ujar Tamayo sambil memakai sandal zorinya dan diikuti oleh (name) dari belakang"haha itu benar, aku dulu menangis karena mendengar apa yang tak dapat orang lain dengar. Itu selalu membuatku takut, tetapi sekarang aku sudah terbiasa."
Mereka berbincang bincang sambil berjalan menuju ke perkotaan kecil dimana Tamayo dapat membeli obat obat suplai yang dibutuhkan.
"Tamayo-san, sepertinya itu terlihat sangat berat. Biarkan aku membantumu membawanya, ya?"
"ah-.. tapi--""tidak apa apa kok! Membantumu akan menjadi kebiasaanku, hehe..."
(name) pun dengan cepat mengambil sebagian barang yang dibawa oleh Tamayo, sehingga wanita bersanggul itu hanya membawa barangnya lebih ringan dari pada yang diambil oleh (name).

KAMU SEDANG MEMBACA
𝐃𝐄𝐀𝐑 𝐌𝐎𝐓𝐇𝐄𝐑 • [KNY x Reader]
Fantasi⌞ 𝐂𝐎𝐌𝐏𝐋𝐄𝐓𝐄 𓆉 ⌝ MASIH BANYAK TYPO, GOMENNASAI AOWQWQWQ " Bintangku.. bersinar..di depan halaman rumahku, mengingatkan.. dirinya.. yang selalu.. memasang senyuman.. " -Tamayo ━━━━━━━━━━━━━━━━━━ Kekosongan, sendirian, dan Kedinginan itulah yan...