Haloo, Youniverse. Terima kasih untuk yang masih punya antusias tinggi sama Mangata. Aku harap dengan ke-slow burn-an ini, kalian bisa tahan ya sampai akhir.
Jangan lupa tekan vote dan beri komentar yang ramai. Aku berharap di part ini bisa ada 700 komentar yaa, semoga bisa. Mohon selalu dukungan dan apresiasnya, Youniverse.
So, enjoy it! Apa yang janggal sebelumnya, pasti akan ada jawabannya. Hold on.
*
Beberapa lembar perban jatuh ke lantai kamar mandi. Hasa mendongak dan melihat Taehyung memerhatikannya dalam diam. Pria itu tengah berendam di bathtub, sementara dirinya duduk di atas wastafel.
Mereka baru saja selesai membersihkan tubuh. Dan Taehyung memutuskan berendam setelah itu. Sedangkan Hasa memeriksa luka yang tidak diundang.
"Seharusnya kau mengetuk pintu sebelum masuk. Untung saja aku sudah selesai," ujar Hasa.
"Oke, itu salahku" jawab Taehyung.
Si gadis Han kembali fokus dengan pergelangan tangannya. Entah sejak kapan terdapat luka di sana, mungkin dia tergores sesuatu di pelabuhan tadi.
"Aku melakukan hal bodoh, baru kali ini kebohonganku cepat terbongkarnya" sahut Hasa.
Taehyung membuka kedua matanya yang baru saja terpejam. Dia melirik ke arah si gadis Han.
"Apa itu?" tanyanya.
"Semalam, sebelum aku memintamu menunggu di depan lift lantai tiga. Aku dan Jungkook berenang bersama di kolam pribadi kamar. Aku mengaku padanya kalau tidak bisa berenang, tapi tadi tanpa aba-aba, aku menceburkan diri ke kolam tak berdasar, laut" jelas Hasa.
Bibir Taehyung mencetak senyum.
"Bodoh. Dia pasti akan mencercamu dengan pertanyaannya," kata Taehyung dan Hasa terkekeh pelan mendengar itu.
Setelah melepas perban yang sempat dipakaikan Nara saat pertama kali mereka sampai di hotel tiga jam yang lalu. Hasa memutuskan menggantinya dengan yang baru.
"Oh ya, kenapa Nara tidak ikut ke pelabuhan?" tanya Hasa penasaran.
"Dia itu pintar sekali di bidang teknologi dan medis, gerakannya juga cepat tapi tidak untuk bertarung. Dia cocoknya bekerja sebagai support. Maka dari itu dia kami jaga di belakang misi."
Hasa mengangguk pelan. Dia telah selesai memerban tangannya lagi. Gadis itu memerhatikan Taehyung.
"Mau berendam bersama? Nanti aku pegangi tanganmu agar tidak basah terkena air," ajak Taehyung. Hasa tidak berpikir panjang atas ajakan itu, di melepas batrobenya.
Kaki Hasa mendekat ke arah bathtub dan Taehyung mengulurkan tangan untuk membantunya naik. Setelah itu si pemuda Kim membuka kedua kakinya untuk menerima tubuh Hasa di antaranya.
Si gadis Han bersandar di dada Taehyung. Pria itu memegangi tangan kirinya yang diperban agar tidak terkena air.
"Hari ini, ada teman lamaku yang datang kemari" kata Taehyung.
"Siapa?"
"Namanya Moon Haera, dia baik, tapi mungkin kau kesusahan akrab dengannya karena dia dekat dengan Seoji."
Alis Hasa naik.
"Kata teman darimu itu membuatku ragu," ujar Hasa.
"Dia memang teman lamaku, Jimin juga dekat, Nara juga. Dan Hasa, aku tidak memaksamu untuk mendekatkan diri."
KAMU SEDANG MEMBACA
MANGATA ✓
Fanfiction[Be wise: Mature + Erotic] Sulit, Hasa diminta menikah dengan sosok hitler dan dominan abadi seperti Jeon Jungkook. Sial atau menantang? ❝Jungkook, kalau aku tercebur ke sungai. Kau akan menolongku atau melihati saja?❞ ❝Aku akan menyuruhmu berenang...
