PART 36 | Baby I Got Issues

10.5K 1.5K 1.1K
                                        

Haloo, Youniverse. Terima kasih atas ucapan dan dukungannya kemarin hari yaa, untuk saat ini aku sudah membaik, jadi aku baru mulai aktif hari ini pelan-pelan. Sayang sekali dengan Youniverse. Terima kasih juga sudah sayang Mangata yaa.

Jangan lupa tekan vote lalu tinggalkan komentar yang ramai. Aku berharap setidaknya di part ini bisa ada 800 komentar, bisakah kira-kira? Mohon selalu dukungan dan apresiasi penuhnya yaa!

So, enjoy it. Hasa Supremacy!

*




"Jungkook..." gumam Hasa yang terdengar lebih seperti permintaan kebebasan dalam waktu secepat mungkin.

Taehyung melirik ke arah tangan kiri Hasa yang mencengkram kepala sofa. Dia meraihnya, memegang erat pergelangan tangan gadis itu lalu kembali menyusuri tangan kanannya ke leher Hasa.

Wajah gadis itu mendongak karena lehernya tengah dikalungi cengkraman Kim Taehyung. Sementara itu Jungkook menautkan kelima jarinya dengan tangan kanan Hasa yang ada di atas paha.

Tangan lainnya yang terbebas itu meraih dagu si gadis Han dan mencium bibirnya. Bibir Taehyung mencetak senyuman licik, dia mengeratkan cengkramannya pada leher gadis itu, membuat ciuman Jungkook terlepas karena Hasa mendongak.

"Jungkookie, adikku yang manis. Aku pernah berkata padamu, bukan? Kalau diriku tidak masalah untuk berbagi. Kau bisa cium bibirnya sekarang dan aku dari belakang sini akan memasukkan tanganku ke dalam celananya."

Kening Hasa berkerut. Kim Taehyung di luar nalar.

"Bagaimana—"

"Jauhkan tanganmu dari Hasa, Taehyung" potong Jungkook.

Taehyung tertawa mendengar itu, dia justru mendekatkan bibirnya pada tengkuk Hasa lalu meninggalkan sebuah kecupan nyaring di sana.

"Ah, lembutnya kulit gadis kesayanganmu. Bukankah gadis satu ini yang justru paling kau jaga? Rela mati juga, kan?" pancing Taehyung.

"Aku akan menghajarmu satu menit lagi," kata Jungkook.

"Sekarang saja," kata Taehyung lalu dia menyingkirkan Hasa dan menerjang Jungkook lebih dulu hingga keduanga terjatuh ke lantai.

Hasa memutuskan untuk lari ke dapur penthouse Seokjin, dia kembali dengan wadah besar berisi air. Gadis itu mendekati Taehyung yang tengah menghajar Jungkook habis-habisan, si pemuda Jeon pun tidak melawan.

"Lawan aku, Jungkook! Lawan! Kau mau diam saja seperti di Italia saat itu?! Berapa kali harus kuperingatkan padamu, selesaikan semuanya secara jantan! Berengsek!" teriak Taehyung.

Pukulan ke tujuhnya mengenai wajah Jungkook, sangat telak hingga darah keluar sudut bibir Jungkook yang luka.

Hasa menyiram keduanya dengan air.

"Berhenti!" teriaknya yang terdengar sampai lantai atas.

Jimin lebih dulu berlari keluar kamar setelah membanting stik ps-nya. Pria itu menuruni tangga dengan cepat ketika melihat Jungkook terkapar di lantai dan Taehyung duduk tak jauh darinya.

"Jim. Hoi, Jimin. Lihat si pecundang ini, dia tidak melawan lagi" kata Taehyung.

Si pemuda Park memutuskan mendekati Hasa, dia membawa gadis itu untuk sedikit menjauh.

"Apa yang terjadi? Mereka berkelahi karena apa lagi, Hasa?" tanyanya khawatir.

"Kau pikir aku bisa membaca pikiran mereka? Taehyung menyerang Jungkook setelah diberi peringatan. Jimin, beri tau aku, sebenarnya Kim Taehyung itu kenapa?" tanya Hasa.

MANGATA ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang