Haloha, Youniverse. Sudah lihat di atas sana judul part ini apa? Iya, betul. Inilah part endingnya MANGATA yang sudah berulang kali aku bahas di instagram. Jangan lupa untuk scroll sampai akhir, ada kejutan untuk Youniverse dan kalian pasti suka.
Jangan lupa tekan vote dan beri komentar yang ramai yaa. Aku berharap bisa ada 1K komentar di part ini. Bagaimana, Youniverse? Apa kalian semua bisa?
So, enjoy it! Yang sudah ada bayangan impostor, ayo buktikan di sini.
*
Segala hal yang terjadi di kehidupan Hasa tidak pernah terlepas dari pemikirannya tentang sang mendiang Ibu. Hari demi hari, waktu demi waktu, bahkan detik demi detiknya tidak pernah ada rasa untuk berhenti mencari siapa pelaku pembunuhan ibunya.
Perasaan itu jujur saja menggerototi seluruh tubuh Hasa, bukan hanya hati dan pikiran saja. Rasanya, gadis itu ingin sekali tumbuh dewasa sebagai pendendam. Dia merasa hal itu normal jika dilakukan.
Tapi melihat bagaimana sang kakak berusaha menjadi sosok ibu yang telah hilang dari dunia, membuka kembali kedua mata Hasa yang tertutup rapat bagaikan terkena sihir jahat.
Setelah Hana berhasil mengembalikan arti hidup lain untuk Hasa perjuangan. Dia mendapat sebuah keputusan sepihak yang memang tidak begitu membebaninya, yaitu menikah dengan sosok mafia yang bernama Jeon Jungkook.
Pernikahan itu membuat musim dingin Hasa yang biasanya hangat, menjadi begitu dingin, tubuhnya membuka tanpa menggigil. Hatinya mati saat mengetahui alasan pria itu menikahinya.
Hasa tidak bisa membodohi dirinya lagi untuk berpikir jika dia tidak menyukai Jungkook sejak pertama kali bertemu pria itu di depan kediaman Min Yoongi.
Cinta adalah hal sinting yang membuat orang bahagia. Kenapa tidak? Beberapa orang rela saja disakiti demi cinta. Rela saja memperjuangkan sesuatu atas nama cinta sekalipun tidak akan berguna. Dan semua kebodohan itu sudah Hasa lakukan hanya demi masuk ke dalam skenario milik Jungkook.
"Hasa."
Panggilan yang kesekian kalinya itu membuat wajah si pemilik nama menoleh ke arah Jungkook. Ah, lamunannya terlampau dalam sampai lupa posisi mereka tengah ditahan orang asing dan sekarang masih di dalam lift.
"Kau takut? Perlu aku selesaikan orang-orang ini untukmu? Perintah aku, Hasa" ujar Jungkook lagi.
Orang-orang yang tengah menahan mereka mulai memasang aba-aba. Takut jika benar pemuda Jeon itu akan melayangkan serangan sekalipun tangannya telah diborgol. Jeon Jungkook petarung jarak dekat yang mematikan.
"Aneh," gumam Hasa lalu dia terkekeh pelan.
Jungkook menatapnya dengan tatapan yang berbeda. Tatapan yang belum pernah Hasa lihat dari pria itu untuknya. Apa ini?
"Aneh, kenapa kau ingin aku perintah, Jungkook? Bukankah dirimu sendiri pernah bilang, aku tidak berhak atas apa pun mengenai dirimu. Meminta yang biasa saja tak pernah kau kasih, apa lagi meminta dengan cara memerintah. Apa kau akan langsung menganggapku berhutang nyawa?" cerca Hasa.
"Hasa!" bentak Jungkook begitu kencang.
Pintu lift terbuka setelah dentingnya bergema. Mereka semua keluar bersamaan. Hasa melihat kekacauan yang terjadi di club itu. Bahkan beberapa orang yang terluka masih tergeletak, ada juga yang bersembunyi.
"Jangan memegangnya seerat itu!" teriak Jungkook ke arah orang yang mencengkram tangan Hasa dari belakang.
"Dan kau! Jangan terlalu dekat dengannya!" ujar pria itu lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
MANGATA ✓
Fanfiction[Be wise: Mature + Erotic] Sulit, Hasa diminta menikah dengan sosok hitler dan dominan abadi seperti Jeon Jungkook. Sial atau menantang? ❝Jungkook, kalau aku tercebur ke sungai. Kau akan menolongku atau melihati saja?❞ ❝Aku akan menyuruhmu berenang...
