Part 38 | Lost

8.8K 1.5K 55
                                        

Chaffinch termenung ditempatnya mengingat ucapan Angel mengenai kondisi adiknya saat ini.

2 hari yang lalu, Angel melakukan suatu pemeriksaan pada Cecil dengan membangunkan alam bawah sadarnya. Dari sana, ia di ceritakan segala sesuatu yang membuatnya bingung.

Di hari selanjutnya, Chaffinch ikut serta dalam melihat secara langsung pemeriksaan itu.

Dibawah pengaruh Angel, Cecil menjawab dengan jujur.

"Siapa nama kamu? "

Cecil menjawab tanpa ragu, "Cecilia Amora Lubis. "

"Apa kamu mengenal Chaffinch? "

"Ya. "

"Siapa dia? "

"Kakak saya. Lebih tepatnya, kakak angkat saya. "

"Berapa usia mu? "

"17 tahun. "

"Apa kamu mengenal seseorang bernama Thana? "

"Ya. Aku mengenalnya. "

"Kalau boleh tau, siapa dia? "

"Dia~ bagian dari hidupku. "

"Apa kamu bisa menjelaskannya? "

"Tidak. "

Angel terdiam. Matanya melihat ekspresi Chaffinch, tapi Chaffinch terlalu sulit untuk dibaca ekspresinya.

"Bagaimana menurut anda? "

Chaffinch masih terdiam beberapa saat. Sulit baginya untuk mengerti apa yang sebenarnya terjadi.

"Saat ini, saya hanya akan menjelaskan jika mungkin saja dia mengalami trauma hebat yang mengguncang mentalnya. "

Angel menjeda ucapannya. "Sebelumnya, anda melihat ia seperti asing dengan lingkungannya kan? "

Chaffinch mengangguk. "Apakah sebelumnya ada hal yang memungkinkan ia mengalami trauma? "

"Ada. "

"Apa itu? "

Chaffinch terdiam. Terlalu sulit menjelaskan hal yang telah lama ingin ia kubur bersama mayat kedua orang tuanya. Ingin rasanya ia hilangkan semua memori mengerikan itu dan membiarkannya membusuk bersama mayat orang-orang itu. Tapi sayang, semakin ia ingin melupakannya, hanya kobaran dendam yang semakin kuat berkobar di dalam hatinya.

Jantungnya sering berpacu dengan cepat. Memberikan rasa sesak tak tertahankan yang kadang membuatnya muak.

"Tak perlu kau jelaskan. Tapi, ini mungkin salah satu cara agar Cecil mengingat kembali dirinya sendiri. "

"Apakah itu kepribadian ganda? " Chaffinch bertanya. Dia takut, takut jika adiknya akan lebih menderita dengan 2 kepribadian.

Tapi Angel menggeleng. "Bukan. Dia tidak membentuk kepribadian baru. Melainkan mencoba menghancurkan memorinya dan membangun memori baru atas apa yang ingin ia buat. Ia ingin membuat kenangannya sesuai dengan apa yang ia inginkan. "

Chaffinch mengetahui perubahan gadis itu sejak terbangun dari komanya.

Memblokir semua memorinya secara paksa, Chaffinch tak dapat berpikir seberapa kuat tekanan yang telah di timbulkan dari insiden itu.

Jika dirinya terbebani akan dendam, lalu apa yang membayangi langkah gadis itu?

Jika dirinya saja mengalami trauma yang membuatnya berubah, seberapa kuat gadis itu, yang jauh lebih muda darinya harus menanggung rasa sakit akibat tragedi mengenaskan itu?

Ada rasa tak menyenangkan yang menyelinap di hatinya. Ia merasa gagal. Gagal karena telah membiarkan adiknya hancur. Tidak, dia tidak hancur. Lebih tepatnya, adiknya mencoba menghancurkan dirinya sendiri.

Mute VillainessCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang