19. Echoes of the Storm

5K 264 21
                                        

"Bolehkah aku membeli salad buah itu, Eonnie?"

Jennie menoleh dan mendapati Lisa yang sudah menunjuk ke arah rak pendingin di sudut lorong dengan mata berbinar serta wajah girangnya. Jennie lalu meletakkan salah satu bungkus mi instan di tangan kanannya yang sedari tadi ia timbang-timbang untuk dimasukkan ke dalam troli belanjaan mereka atau tidak.

"Ya, tentu saja! Ambil apa pun yang kau inginkan, asalkan kau benar-benar akan memakannya nanti," jawab Jennie dengan senyum tipis kemudian berlalu pelan mendorong troli menuju lorong sebelah meninggalkan Lisa yang pandangannya tak bisa lepas dari wadah bening berisi potongan buah segar berwarna cerah itu.

Look! Warna merah dari potongan buah semangka dan stroberi, warna kuning segar dari beberapa irisan nanas yang wanginya bisa tercium dari jarak lima meter, warna jingga dari melon Jeju, warna hijau dari kiwi, serta berbagai macam warna lain yang Lisa yakini pasti bisa memuaskan lidahnya ketika bercampur di dalam mulutnya dengan yogurt.

Tak mempedulikan Jennie lagi, Lisa berjalan cepat menghampiri salad buah yang sudah dibidiknya sedari tadi dari kejauhan. Ia menelan ludah pelan begitu sampai di depan rak pendingin itu kemudian tanpa ragu langsung membuka pintunya. Matanya membulat, seolah baru pertama kali melihat sesuatu yang begitu menakjubkan dan membuat tangannya harus cepat-cepat meraih benda tersebut tanpa berpikir lebih panjang lagi.

'Biarkan aku mencoba semangkanya yang terlihat begitu juicy ini. Lagipula aku juga jarang memakan buah akhir-akhir ini.'

Ia melirik sekitar, lalu kembali memandang salad buah itu.

"Baiklah, mari kita ambil satu." Lisa menjilat bibirnya yang kering, sebelum memutuskan melangkah mantap ke arah kasir dan langsung membayarnya.

Setelah mengantri setidaknya sekitar lima menit, akhirnya salad buah itu kini menjadi miliknya! Dan gadis itu dengan girang langsung berlari menghampiri Jennie yang masih sibuk memilih beberapa produk kewanitaan dengan troli belanjaan yang hampir penuh.

"Jennie Eonnie!" panggilnya membuat Jennie menoleh. "Mianhaeyo, tapi aku akan menunggumu di depan, ya! Aku sudah membayar ini!" Lisa mengangkat kotak berisi salad buah, mengisyaratkan kepada Jennie bahwa ia sudah memilikinya sambil tersenyum kecil kemudian meninggalkan Jennie yang terpaku oleh Lisa.

Oh come on! Siapa yang bisa menolak godaan dari salad buah setelah penerbangan panjangnya dari Australia? Yang jelas bukan Lisa!

Setelah menempuh perjalanan panjang dari Australia, pesawat Boeing yang membawa mereka itu akhirnya mendarat mulus di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan beberapa jam yang lalu.

Setelah keluar dari bandara, Jisoo dan Rosé memutuskan langsung pulang ke dorm dalam satu mobil yang sama. Keduanya tampak lelah dan hanya ingin segera beristirahat. Sementara itu, Jennie dan Lisa mengambil arah yang berbeda. Mereka berdua masih harus mampir ke supermarket karena hari ini adalah jadwal tetap mereka untuk belanja kebutuhan bulanan.

Jangan tanyakan keberadaan ketiga pria itu lagi sekarang! Jelas mereka tanpa banyak bicara sudah lebih dulu memisahkan diri dari rombongan. Dengan menggunakan hoodie yang menutupi kepala dan mengenakan masker tebal yang menyamarkan hampir seluruh wajah, mereka bertiga langsung pergi tanpa sepatah kata.

Ketiganya begitu paham bahwa satu bidikan kamera ponsel saja bisa membuat nama mereka naik ke trending topic dalam hitungan detik. Apalagi jika sampai ada foto mereka bersama para member Blackpink atau mungkin salah satu dari mereka, publik pastinya akan langsung berspekulasi lebih jauh.

Haphazard || LisKookCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang