56. Your Sanctuary

1K 114 118
                                        

"JUNGKOOK?!"

"Ssstttt!" desisan pelan dari bibir Rosé dan Jisoo terdengar hampir bersamaan, begitu pula dengan refleks keduanya yang terlihat panik dan serempak membungkam mulut Jennie sebelum suara pekikannya yang menggelegar terdengar sampai ke arah kamar Lisa.

"Eonnie, pelankan suaramu!" peringat Rosé sembari melirik ke arah kamar Lisa yang pintunya masih terbuka lebar.

Dari posisi mereka duduk di kursi meja makan saat ini, sosok pria tinggi itu masih bisa terlihat berdiri menjulang di sana. Sehingga sedikit saja suara Jennie meninggi, maka bukan tidak mungkin jika percakapan ini akan terdengar.

Katakan saja apabila sebelumnya tak ada yang terkejut. Namun, bagi Rosé, Jisoo, juga Jennie, kehadiran Jeon Jungkook di depan pintu dorm mereka sore itu benar-benar di luar dugaan. Tak seorang pun pernah membayangkan pria itu akan datang dan mencari Lisa di tengah kekacauan yang sedang mereka hadapi.

Pria itu selalu menemukan jalan untuk kembali hadir, seperti hantu dari masa lalu yang tak pernah benar-benar mati. Menyeret seluruh kenangan yang selama ini berusaha Lisa kubur dalam-dalam, serta mengoyak luka lama, dan mengingatkannya pada kenyataan.

Ya, orang yang datang mencari Lisa sore itu benar-benar Jeon Jungkook.

Sekali lagi, Jeon Jungkook.

Si brengsek bin bajingan yang kehadirannya berhasil membuat rahang Lisa mengeras, bahkan sejak ia baru menampakkan diri di balik punggung Jisoo dan menyapa Lisa dengan senyum menyebalkan.

"Annyeong," sapanya saat itu sebelum semua orang meninggalkan mereka berdua dalam satu ruangan.

Meskipun Lisa enggan menemui pria itu, tapi apalah daya dirinya, ia hanya bisa membuang pandangannya ke samping begitu pria Jeon melangkah mendekat dan langkah kaki Jisoo juga Jennie berangsur meninggalkan mereka berdua.

Saat itu, Jennie dan Jisoo hanya bisa saling melempar pandangan sebelum berakhir pada meja makan ditemani dengan gosip hangat dari Rosé yang berhasil membuat Jennie membelalakkan matanya tak percaya.

"Tunggu, tunggu, tunggu!" Jennie mengangkat kedua telapak tangannya di depan dada dengan kepala sedikit miring ke samping. "Mengapa kau tiba-tiba mencurigainya?"

"Iya, 'kan?! Aku tadi juga heran dengan pemikiran random Rosé. Mengapa ia tiba-tiba malah mencurigai Jungkook?"

Jennie mengangguk, setuju dengan Jisoo. "Maksudku begini ..., masuk akal jika alasan Jiyeong Eonnie menunduh Taehyung sunbae-nim karena ia pernah berada dalam satu kamar saat syuting dengan Lisa, terlebih lagi Jiyeong Eonnie tak mengetahui jika Lisa berpacaran dengan Sehun." Jennie lantas menopang dagunya dengan siku yang bertumpu di atas meja, lalu mulai kembali menatap Rosé semakin intens. "Tapi, mengapa kau malah munuduh Jungkook? Aneh sekali."

"Hm! Coba jelaskan pada kami." Jisoo menimpali.

Keheningan sesaat mengambil alih suasana.

Semua orang pun mungkin akan bereaksi sama seperti mereka, karena akan terasa sangat-sangat tak mungkin jika seorang Jeon Jungkook melakukan hal itu. Ya ... karena di mata banyak orang, Jeon Jungkook adalah sosok yang nyaris bahkan sangat mustahil dikaitkan dengan perkara semacam ini.

Menuduhnya menghamili Lisa terasa jauh lebih tidak masuk akal dibandingkan mencurigai Taehyung yang selama ini dikenal dengan citra badboy-nya.

Pria baik-baik seperti Jungkook, melakukan itu? Benar-benar tidak mungkin, bukan?

"Entahlah ...," gumam Rosé lirih sembari menundukkan kapala dan menekannya dengan kedua tangan yang ia tumpukan di meja. "Mungkin aku hanya terlalu banyak berpikir saja." Ia lalu mengangguk beberapa kali, sebelum menatap Jennie dan Jisoo bergantian. "Tapi, feelingku berkata demikian."

Haphazard || LisKookCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang