32. Such An Asshole

1.5K 102 29
                                        

"Lisa, PD-nim memanggilmu. Ayo—— Sehun Sunbae-nim? Kau di sini?" tanya Jungkook yang kehadirannya tak disangka-sangka.

Menyadari itu, Sehun refleks menarik tangannya dari wajah Lisa, menciptakan jarak antara dirinya dan gadis itu seolah ingin mengatakan bahwa ia dan Lisa tidak ada apa-apa. Hal itu ia lakukan semata-mata untuk melindungi reputasi sang kekasih.

Udara di antara mereka berubah dalam sekejap. Kilatan mata itu awalnya biasa saja tapi semakin diperhatikan entah mengapa seperti ada pisau tak terlihat dalam sorot mata Jungkook saat menatap Sehun. Seolah dalam kepura-puraannya ia tetap tak terima jika Sehun menyentuh miliknya seperti itu tadi.

Meskipun tanpa menoleh pun Lisa bisa tahu akan kehadiran Jungkook, namun ia tetap menoleh malas ke arah sumber suara dan benar saja, ia langsung mendapati sosok Jungkook berdiri di sana.

Dalam posisi ini, pikirannya dibuat melayang jauh kembali ke kejadian di mana Jungkook memergokinya bertemu dengan Sehun di belakang Vila. Ini benar-benar seperti mengulang kejadian yang sama persis, hampir terasa seperti de javu bagi Lisa.

Gadis itu ... tak ingin hal itu terulang kembali. Awal di mana dunianya mulai dibuat hancur perlahan oleh bajingan berwajah polos seperti Jeon Jungkook.

“O-oh, iya .... Tapi, aku akan segera kembali ke penginapan,” jawab Sehun dengan suara sedikit terbata-bata sembari mengusap tengkuknya. Matanya terlihat cukup panik.

Air mata Lisa yang belum sepenuhnya kering terasa seperti bukti yang tak sempat ia sembunyikan. Tak perlu menunggu lebih lama, hal itu sontak saja disadari oleh Jungkook. Pria itu beralih melirik ke arah Lisa yang tengah menyeka pipinya pelan.

“Lisa, kau baik-baik saja?” tanyanya seraya berjalan lebih dekat, namun Lisa justru menjauh dan berdiri tepat di belakang punggung Sehun. Seolah sedang mencari perlindungan. Hal itu tentu saja membuat tungkai Jungkook otomatis terhenti.

Sebuah smirk samar muncul.

'Dia tidak ingin aku dekati rupanya. Hmm ... baiklah.'

“Dia tak apa, Kook. Lisa hanya ... sedang merindukanku saja. Makanya jadi manja seperti ini,” ujar Sehun sembari menepuk-nepuk pelan kepala Lisa dengan sayang, penuh cinta, sebelum akhirnya panik ketika menyadari ucapannya sendiri. “Ah tidak! Begini, maksudku ....”

“Tidak perlu panik seperti itu ..., Lisa sudah bercerita banyak tentang hubungan kalian padaku,” ucap Jungkook menatap Lisa dengan smirk samar dan membuat kerutan halus terbentuk di dahi Lisa tanpa ia sadari.

“Tenang saja, aku bukan tipe orang yang suka membongkar rahasia orang lain ke publik. Iya 'kan, Lisa?” Tatapan mata Jungkook tak beralih, seolah memang sengaja ingin merekam semua reaksi yang muncul di wajah Lisa.

Namanya disebut dengan lembut nan manis. Namun bagi Lisa, itu terasa seperti sebuah ancaman. Lengkung tipis di bibirnya pasti menyimpan arti lain, Lisa yakin itu!

“Oh ya?” Sehun menoleh menatap Lisa yang menggeleng samar sebelum akhirnya kembali menatap Jungkook. “Kalian cukup dekat rupanya.”

“Tentu saja! Aku dan Lisa berteman baik sejak syuting acara kemarin.”

“Hanya sebatas pekerjaan. Ya, rekan kerja. Tidak lebih dari itu,” sela Lisa dengan cepat, menatap Jungkook sekilas sebelum beralih pada Sehun yang diam-diam malah mengamati wajah lebam dan memar Jungkook yang sedari tadi mencuri perhatiannya.

“Ngomong-ngomong, ada apa dengan wajahmu?”

Ah~ ini?” Jungkook menyentuh luka di wajahnya, ujung jarinya menekan ringan memar yang masih menyisakan semburat keunguan. “Hanya luka kecil yang aku dapatkan karena kelalaianku di lokasi syuting beberapa hari lalu.”

Haphazard || LisKookCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang