"Rolling! Action!"
Di depan sana, Rosé dan Jimin sedang mengambil video setelah pergantian dari Jungkook dan Jennie yang sebelumnya mengisi frame kamera. Keduanya berdiri agak berhadapan, sesekali melirik layar kecil di sudut sambil menyesuaikan posisi, gerakan mereka tampak canggung namun tak jarang mengundang senyum dan tawa kecil.
Ini hari ke ... kedua?
Dimulai dengan sambutan semilir angin pagi dan kini digantikan dengan semilir angin sore yang rasanya selalu menyejukkan jiwa Lalisa, tentu.
Sedari tadi, yang Lisa amati hanyalah Sutradara yang berdiri dengan clipboard di tangan, memberi arahan singkat ke Jimin sambil sesekali melirik monitor. Sebelum matanya tiba-tiba terfokuskan pada layar ponselnya yang menyala di atas meja karena menerima sebuah notifikasi.
[Sehun Oppa]
Sayang? Bagaimana keadaanmu?
Apa kau baik-baik saja?
Kai memberitahuku, Jennie bilang kemarin kau terlibat dalam sebuah kecelakaan di lokasi syuting. Apa itu benar?
Sebuah pesan dari pria bermarga Oh itu membuat Lisa buru-buru mengambil ponselnya dan mengetikkan balasan.
Ya, hanya sebuah insiden kecil.
Kau tak perlu khawatir.
Sekarang aku baik-baik saja.
"Oke, kita ulang dari dialog ketiga," ujar sang sutradara yang membuat Lisa mendongakkan kepala dan malah mendapati Kim Taehyung yang terlihat berjalan ke arahnya dengan dua buah kelapa di tangannya.
"Untukmu," ucapnya menyodorkan buah berwarna hijau yang telah terbuka dengan sedotan di dalamnya saat ia sampai. "Manager-nim baru saja memanjat pohon kelapa di sana," sambungnya yang diakhiri dengan tawa kecil.
Lisa ikut tersenyum lalu menerima pemberian itu. "Gomawo, Taehyung Oppa."
"Boleh aku duduk di sini?"
"Ah, tentu saja! Duduk lah," jawab Lisa mempersilakan pria Kim.
Taehyung pun duduk di sisi Lisa, menyisakan sebuah jarak untuk memastikan kenyamanan bagi gadis itu. Ia menyedot air kelapanya, lalu melirik ke arah pohon kelapa yang tadi ia maksud.
"Yang di sana," ucapnya sembari menunjuk. "Kau melihatnya, 'kan? Itu pohonnya, yang paling tinggi. Jujur saja, aku sempat khawatir manager-nim terjatuh tadi," katanya santai dengan sebuah senyuman kecil. "Kalau sampai hal itu terjadi, mungkin syuting hari ini akan berubah menjadi konferensi pers."
Lisa terkekeh, bahunya naik turun ringan. "Kelihatannya lebih niat daripada kita yang di depan kamera, ya."
"Kau betul," Taehyung mengangguk setuju. "Kadang orang di belakang layar justru yang paling bekerja keras."
Lisa tak menanggapi hal itu lagi, ia lebih memilih untuk menyedot air kelapa yang terasa manis di mulutnya itu dengan mata yang terus mengamati kegiatan orang-orang di depannya.
"Jungkook kemana, ya?" gumam Taehyung tanpa sadar.
Tak mendapatkan respon apapun dari Lisa, Taehyung akhirnya meliriknya sekilas. 'Sepertinya aku salah bicara.'
"Tadi adegan kita lumayan melelahkan, bukan?" Pria itu berusaha mencari topik obrolan baru.
Lisa mengangguk pelan. "Sedikit melelahkan, lumayan."
KAMU SEDANG MEMBACA
Haphazard || LisKook
Fanfiction[1st story] - Tahap Reupload Genre : Fanfiction, Romance, Adult. Jeon Jungkook, salah satu anggota dari sebuah boy grup terkenal, BTS, bukanlah Jeon Jungkook ketika tidak ada kamera yang sedang menyorotnya. Image cute, baik, dan berhati lembut bak...
