43. The Answer I Feared

717 63 50
                                        

"Memangnya Lisa kenapa, Hyeong?"

Husky voice yang terdengar cukup familiar itu seketika membuat mereka semua menoleh ke arah sumber suara dan betapa terkejutnya mereka ketika mendapati sosok Kim Taehyung berdiri di ambang pintu.

"Ya ya ya! Kim Taehyung?!" Heboh Namjoon. "Mengapa kau ada di sini? Bukankah seharusnya kau beristirahat di apartemenmu?"

Suasana ruang latihan yang tadinya biasa saja langsung berubah menjadi ruang interogasi dadakan yang cukup ramai.

Taehyung menggaruk tengkuknya pelan lalu tersenyum lebar. Memperlihatkan Box smile yang selalu berhasil membuat orang lain sulit benar-benar marah padanya. "Aku ... bosan. Jadi, aku ke sini."

"Aisshh ..." Namjoon langsung menutup wajahnya menggunakan telapak tangan.

Di belakangnya, Jimin tertawa kecil. "Aku sudah bilang, dia pasti tidak akan betah diam di rumah saja."

"Kau bahkan belum benar-benar pulih, Tae," sahut Yoongi.

Sementara itu Taehyung malah berjalan mendekat dengan kedua tangan dimasukkan ke saku celana.

"Lihat wajahnya. Bahkan dia masih terlihat seperti pasien yang baru saja kabur dari rumah sakit," omel Seokjin yang membuat Taehyung mendengus.

"Hyeong, tapi itu terdengar sedikit berlebihan. Aku baik-baik saja," jawabnya ikut mendudukkan diri di tengah lingkaran yang mereka buat. "Jadi? Ada apa dengan Lisa, Hyeong?"

"Seokjin bilang, Blackpink tidak jadi comeback dalam waktu dekat karena Lisa sedang sakit," jawab Namjoon sambil mengangkat dagunya ke arah Seokjin yang duduk di seberang. "Benar begitu, 'kan?"

"Eo," sahut Seokjin. "Tapi, mereka tidak menjelaskan sakit apa."

"Kalau melihat besarnya keputusan itu, mungkin sakitnya lumayan serius," timpal Min Yoongi yang sejak tadi lebih banyak diam.

Taehyung mengangguk pelan. "Ah ... begitu ya rupanya. Semoga saja tidak apa-apa"

"Sejujurnya aku curiga, apakah Lisa sakit karena mereka ada perkelahian internal seperti kau dan Jungkook kemarin, ya?" ucap Jimin yang langsung membuat seluruh tatapan mata mengarah ke padanya. "Apa? Kenapa? Aku benar, 'kan?"

Suga yang duduk bersila tak jauh di samping Jimin langsung menyenggol lututnya, "Kau ini apa-apaan," desisnya yang membuat Jimin mengerucutkan bibir.

"Mana mungkin mereka berkelahi," ucap Hoseok membantah.

"Ya, mana mungkin." Seokjin ikut menimpali mengangguk setuju. "Tidak semua grup menyelesaikan masalahnya dengan baku hantam seperti Jungkook dan Taehyung."

Mendengar itu, Taehyung langsung mendengus. Ini hari pertama ia berkunjung ke gedung agensi setelah keluar dari rumah sakit tapi bukannya disambut dengan hangat, ia malah menjadi bahan olok-olokan begini.

"Padahal bukan aku yang memulainya," gerutu Taehyung tak terima.

"Tapi serius Tae, kau sudah baik-baik saja?" tanya Namjoon yang tiba-tiba terdengar serius. Leader itu memang agak overprotective jika menyangkut kesehatan anggotanya.

Taehyung mengangguk. "Eo. Aku baik-baik saja."

"Jangan berbohong."

"Aku tidak berbohong."

"Dokter menyuruhmu istirahat."

"Aku sudah banyak beristirahat, Hyeong."

"Wajahmu tidak bisa membohongiku, Tae," balas Namjoon sambil menggeleng pelan.

Haphazard || LisKookCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang