DAMN IT!!
"Sialan!" rutuk Jungkook sembari terus meremas rambutnya frustasi.
'Kenapa dia bisa memergokiku dalam situasi yang mungkin saja membuatnya berpikiran buruk mengenaiku? Aiiissh! Mati saja daripada image baikku diperdebatkan!'
Dengan langkah cepat, Jungkook buru-buru menyusul Lisa dan Jisoo. Geramnya belum reda. Umpatan-umpatan kasar terus saja terlontar dari bibirnya, benar-benar nyaris tanpa henti.
Jisoo itu memang sialan! Gadis itu benar-benar mengacaukan segalanya! Padahal Jungkook belum sempat melakukan apa pun! Jungkook bahkan belum menyerang Lisa sepenuhnya! Ia kehilangan kesempatan untuk menyentuh bibir merah muda kenyal milik Lisa yang sejak tadi membuat pikirannya kacau.
Shit! Apa salahnya menunggu bibir Jungkook menempel terlebih dahulu di bibir kissable milik Lisa?! Setelah itu lakukan apapun yang kau mau tak masalah, asalkan Jungkook sudah mencoba bibir menggoda itu! Bedebah sialan!
"Lisa, bagaimana bisa kau bersama dengan Jungkook tadi?" Jisoo mendadak menoleh dan bertanya dengan nada datarnya saat mereka sampai di hadapan member Blackpink yang lain.
Lisa yang mendadak disergap pertanyaan seperti itu hanya bisa menoleh pelan, dengan tatapan kebingungan dan bibirnya bergerak tanpa suara.
"Eum ... " gumamnya tanpa akhir.
"Tunggu, kau temukan Lisa bersama dengan Jungkook? Di mana?" tanya Jennie penasaran.
"Toilet pria," jawab Jisoo singkat.
"Apaa?!" pekik Jennie hampir berteriak saking terkejutnya dengan apa yang diucapkan Jisoo. Bagaimana Jennie tidak terkejut, pasalnya Lisa sudah memiliki Sehun cukup lama. Jennie dan Lisa pun sering keluar untuk melakukan double date. Jadi, tidak heran jika Jennie seterkejut ini, 'kan?
"Bisa-bisanya kau -- astaga ... Lisa! Tidak kah kau ingat? Kau sudah lama bersama dengan Sehun! Kalian saling mencintai, kita semua tahu itu. Bagaimana jika Sehun tahu tentang ini? Apa kau tidak merasa bersalah padanya?"
Lisa terlihat gelisah, wajahnya tampak cemas dan kebingungan, bahkan lebih ke arah sedih. Ia benar-benar tidak tahu harus menjawab apa saat ini. Ini memang salahnya! Mengapa dirinya begitu nekat mengikuti Jungkook hingga ke toilet pria hanya untuk memaksa pemuda itu menghapus foto dirinya bersama Sehun yang diambil diam-diam malam itu?
"Jennie Eonnie, tolong kecilkan suaramu. Aku bisa menjelaskan semua ini ...." Suaranya bergetar karena beberapa pasang mata dari member BTS yang juga mengintrogasi Jungkook tak jauh dari mereka beberapa kali terlihat sempat melirik ke arahnya. "Aku sungguh bisa menjelaskan semuanya. Tolong, jangan beritahu Kai Sunbae, dengan begitu maka Sehun Oppa juga tidak akan mengetahui semua ini." Lisa mengatupkan tangan di depan dada, begitu berharap agar Jennie memahami situasi.
"Jujur saja kepada mereka bahwa kau memang membuntutiku sampai ke sana, dan semua masalah akan selesai!" teriak Jungkook lantang dari kejauhan, suaranya menggema di antara pepohonan dan mencuri perhatian semua orang yang berada di area itu.
Rosé dan Jennie yang berdiri di dekat Lisa sontak menoleh ke arah suara tersebut. Tatapan mereka segera beralih ke Lisa yang terdiam, wajahnya menegang, sementara bibirnya bergetar seolah ingin berkata-kata namun tertahan.
Jennie menatap Rosé sekilas, lalu kembali memandangi Lisa dengan ekspresi penuh tanda tanya. "Dia bilang ... kau membuntutinya?" tanya Jennie pelan.
Lisa tetap bungkam. Ia menunduk dalam, meremas ujung bajunya dengan erat. Ingin sekali ia berlari dan menonjok mulut lancang Jungkook itu dengan tanpa ampun!
KAMU SEDANG MEMBACA
Haphazard || LisKook
Fanfiction[1st story] - Tahap Reupload Genre : Fanfiction, Romance, Adult. Jeon Jungkook, salah satu anggota dari sebuah boy grup terkenal, BTS, bukanlah Jeon Jungkook ketika tidak ada kamera yang sedang menyorotnya. Image cute, baik, dan berhati lembut bak...
