28. Bitches Love It

1.4K 75 32
                                        

Ruangan temaram yang didominasi warna hitam dan cokelat tua itu terlihat classy karena sorot cahaya keemasannya yang begitu elegan memanjakan mata. Langit-langit dengan desain lengkung dan garis-garis futuristiknya itu juga ikut memperkuat kesan modern dari tiap sudut bar, menjadikannya sebuah ruang yang terasa eksklusif tanpa kehilangan pesonanya yang memikat.

Meja bar dengan banyak bartender yang tampak sibuk meracik, menuang, mengaduk, lalu meletakkan gelas berisi berbagai macam cairan di atas meja lalu menyodorkannya ke arah pengunjung dengan tanpa jeda itu seolah menjadi pusat kedua denyut ruangan s...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Meja bar dengan banyak bartender yang tampak sibuk meracik, menuang, mengaduk, lalu meletakkan gelas berisi berbagai macam cairan di atas meja lalu menyodorkannya ke arah pengunjung dengan tanpa jeda itu seolah menjadi pusat kedua denyut ruangan setelah dance floor yang terlihat sesak, bergerak selaras dengan dentuman musik yang memantul di dinding.

Di belakangnya, terlihat rak-rak tinggi berisi deretan botol minuman tersusun simetris, berkilau di bawah sorot cahaya lampu tipis yang menyusup di sela rak membuat kaca-kaca itu berkilau, seakan saling berbisik satu sama lain tentang malam-malam panjang yang telah dilewati. Sementara tawa, obrolan samar, dan bunyi gelas yang bersentuhan berpadu dengan musik yang berpendar.

Ia datang bukan karena pesan anonim yang ia dapatkan. Hal semacam itu tak pernah benar-benar menarik perhatiannya. Dirinya sama sekali tak peduli. Ia tak tertarik, juga tak penasaran. Menebak-nebak bukanlah gayanya. Jungkook terlalu malas untuk hanya sekadar menebak siapa dia.

Ditemani sebatang rokok dan segelas whisky on the rocks di meja, Jungkook kian tenggelam dalam pikirannya sendiri

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ditemani sebatang rokok dan segelas whisky on the rocks di meja, Jungkook kian tenggelam dalam pikirannya sendiri. Jemarinya mengangkat gelas itu perlahan, memutar cairan keemasan hingga es di dalamnya beradu pelan, lalu menyesapnya sedikit demi sedikit, membiarkan rasa pahit hangat itu turun bersama desah napasnya yang tertahan. Melebur ke dalam dunianya yang sesungguhnya seperti ini membuat Jungkook merasa kembali ke jiwanya yang asli.

"Hi, Bro! Long time no see!" Sapaan itu terdengar tepat di atas kepalanya, bersamaan dengan telapak tangan kanan yang disodorkan mantap di depan wajah, seolah menunggu sambutan hangat dari Jungkook yang tertunduk, sibuk memainkan minumannya di atas meja.

Menyadari hal itu, Jungkook mendongak. Matanya langsung menelusuri wajah pria di hadapannya untuk memastikan. "Hwang Jihwan-ssi?!" Begitu merasa mengenalinya, pribadi Jeon langsung bangkit dari kursi dan menyambut uluran tangan tersebut.

Haphazard || LisKookCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang