25. Willfully Unheard

5.6K 332 17
                                        

"Aku rasa Lisa tak akan mau melihatmu lagi setelah ini," ucap Jennie yang berjalan di belakangnya dengan tawa kecil di akhir kalimat, bermaksud menggoda Kim Taehyung yang terlihat cukup panik.

Sebuah candaan yang berhasil membuat langkah Taehyung berubah menjadi pelan dan kemudian berhenti, memaku. Sementara Jennie, Jisoo, dan Rosé semakin menjauh di depannya untuk pergi menemui Lisa.

Mengingat itu membuat hembusan napasnya terdengar lagi sementara ingatannya masih terus berputar-putar apik di tempat yang sama.

Lelaki tampan yang berdiam diri di sofa panjang pojok teras vila dengan kaki yang tersilang rapi dan tangan kiri yang menekan pelipisnya seolah berusaha meredam denyut yang tak hanya berasal dari kepala melainkan juga dari pikirannya sendiri itu terlihat terpejam, bukan tertidur tapi ia sedang berusaha berdamai dengan pikiran yang terus mendorongnya untuk masuk ke dalam ruang penyesalan.

Lelaki tampan yang berdiam diri di sofa panjang pojok teras vila dengan kaki yang tersilang rapi dan tangan kiri yang menekan pelipisnya seolah berusaha meredam denyut yang tak hanya berasal dari kepala melainkan juga dari pikirannya sendiri itu t...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Taehyung membenci dirinya sendiri. Sudah lama ia menyadari itu. Ia memang selalu seperti ini, terlalu sulit melepaskan kejadian yang telah berlalu dalam hidupnya. Ya, itu kekurangannya. Taehyung memang tipe orang yang seperti ini. Pikirannya kerap kali terjebak dalam satu momen yang sama, dipenuhi rasa bersalah yang tak kunjung menemukan jalan keluar. Padahal mungkin bisa dikatakan hanya sebuah kejadian sepele, namun Taehyung tetap kepikiran.

Kim Taehyung menelan ludah. Rahangnya mengeras pelan.

Ia sungguh merasa bersalah, karena semenjak kejadian itu Lisa belum juga menampakkan diri dan beberapa staf juga menginformasikan kepada mereka untuk memberi jeda sejenak agar Lisa bisa beristirahat sebelum melanjutkan syutingnya esok hari. Sehingga, malam ini Kim Taehyung tak ada jadwal take video.

'Apa Lisa benar-benar marah padaku?'

Biasanya si sulung dari tiga bersaudara itu bisa lebih berhati-hati, tapi sepertinya ... kejadian tadi itu benar-benar di luar ekspektasi. Jadi, satu detik saja yang berujung pada lutut berdarah dan raut wajah kesakitan Lisa itu benar-benar terus membuat Taehyung merasa bersalah.

Hari pertama syuting sudah ada masalah saja.

Ia mengembuskan napas panjang sebelum membuka mata perlahan. Tanpa sadar, matanya dengan tak fokus menatap lantai sementara pikirannya masih saja melayang. Tangannya turun dari pelipis, beralih mengusap wajahnya, seolah berharap sentuhan itu bisa menghapus bayangan yang terus memutar ulang kejadian tadi. Namun semakin ia mencoba menenangkan diri, semakin jelas rasa bersalah itu hadir.

Jarum jam di pergelangan tangan kirinya menunjukkan pukul delapan malam, masih terlalu sore untuk benar-benar dikatakan malam. Apalagi suara debur ombak di luar vila masih terdengar jelas di telinga, berpadu dengan hembusan angin yang menerbangkan daun-daun kelapa di kejauhan.

Matanya kini sudah mulai mengikuti pergerakan orang-orang yang sibuk bekerja untuk mengambil video Jimin dan Rosé di depan sana. Ada Jennie juga Jisoo yang sedang sibuk makan mie instan tak jauh di sebelah beberapa staf yang juga sibuk dengan kegiatannya masing-masing.

Haphazard || LisKookCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang