Mew POV
1 tahun telah berlalu dan aku masih memikirkannya, merindukannya dan ingin berjuma dengannya. Tapi sejak Mild mengenalkanku dengan sepupunya Dree, hidupku sedikit berubah. Dree berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan hatiku. Aku baru mengenalnya selama 2 bulan tapi aku merasa hidupku jadi berwana saat Dree berada didekatku. Dree berbeda dengan Gulf yang berbicara langsung tanpa berbelit-belit. Dree sangat manja dan selalu ingin menjadi prioritasku. Untuk menghilangkan Gulf dari hidupku, aku berusaha menerima Dree.
Setelah jam makan siang selesai, aku mengambil HP ku dan menghubungi Dree, Aku sudah menetapkan hatiku, bahwa aku harus melupakan Gulf dan akan membuka lembaran baru dengan Dree yang menurutku dia satu-satunya orang yang mengerti dan menerimaku.
Mew: Hi Dree, bisakah kita bertemu?
Dree: Hi baby, senang sekali aku dapat bertemu denganmu, maukah kamu menemuiku di Hotel zzzzz? Aku ada janji temu di Restaurant Hotel itu jam 2 siang ini untuk membahas kontrak kerjaku dengan salah satu Agensi.
Mew: Baiklah, Aku akan tiba di Hotel sekitar pukul 4 sore.
Dree: Sampai ketemu nanti sore baby
Aku menutup teleponnya dan mulai membereskan beberapa pekerjaanku yang belum selesai.
Aku mendengar suara ketukan dipintu dan mempersilahkan masuk.
Run: Hi Mew,
Mew: Oh Run, ada kabar baik?
Run: Mew, Apakah ayahmu melakukan kontrak dengan seorang model Singapore untuk brand ambassadornya?
Mew: Setahuku tidak, karena papa akan meminta kita untuk melakukan kontrak dengan agensi disana. Kenapa Run? Apakah ada sesuatu?
Run: Tidak Mew, hanya saja aku tadi seperti melihat Hugo dikantor ayahmu saat aku selesai rapat dengan Sandy dan tuan Thorn. Tuan Thorn bilang akan ada project dengan salah satu Model Singapore untuk brand ambassador salah satu produk.
Mew: Hugo? Siapa dia?
Run: Hugo, salah satu manager dari Model yang ikut project resort di Bali Mew, siapa namanya Guf, Gun,
Run masih berusaha mengingat namanya, dan aku meneruskan untuk membetulkan namanya.
Mew: Gulf
Run: Yah, betul, Gulf... si tampan sekaligus si cantik yang misterius
Mew; Kenapa misterius? Apakah dia mengganggumu?
Run: Tidak, tapi saat aku menawarkan untuk menjadi brand ambassador parfum baru kita yang di produksi oleh perusahaan kakek di China, dia menolaknya dengan alasan bahwa ayahnya hanya mengijinkannya bekerja di 3 zona aman, Singapore, Malaysia dan Indonesia.
Mew: Lalu? Kenapa? Apa ada yang salah?
Run: Salah Mew, kenapa dulu dia menolak kita kalau saat ini dia akan bekerjasama dengan perusahaan ayahmu di Thailand?
Mew: Mungkin dia kesini bukan atas nama Gulf, diakan salah satu manager di agensi itu, siapa tau dia kesini untuk model yang lainnya.
Jawabku sekenanya karena aku sedang mempersiapkan hatiku untuk melupakan Gulf. Berbicara dengan Run membuat hatiku sedikit menolak untuk bertemu Dree sore ini.
Tanpa terasa waktu cepat berlalu dan aku menerima pesan dari Dree yang mengatakan bahwa meeting dia akan selesai dalam waktu 30 menit lagi. Aku kemudian mempersiapkan diri dan segera menuju ke Hotel tersebut untuk bertemu dengan Dree.
KAMU SEDANG MEMBACA
Jodohku
Fanfiction💕💕💕 Dree mencium bibirku, aku sedikit terkejut, tapi aku membiarkan Dree melakukannya. Sampai saat aku membuka mataku dan melihat Gulf melihatku dari balkon sebelah kamarku. Aku melihat Gulf meneteskan airmata, aku menghentikan ciuman itu dan mem...
