Bagian Tiga Puluh Tujuh | Sexy Boy 2

1.3K 106 143
                                        

Sabtu, 05 Juni 2021

20.47

VOTE DULU BARU BACA!

FOLLOW AKUN AKU🗡

Maaf typo ....

Happy reading ....

_________________________________________

SETELAH urusan dengan Aciel selesai, pria manis itu pun kemudian langsung menyelesaikan urusan penting lainnya. Apalagi jika bukan soal pendidikan. 

Yuda sudah memutuskan dengan matang, kalau dirinya akan pindah universitas. Pria manis itu berancana akan kuliah di negeri tempat dirinya di besarkan.

Ting!

Bel berbunyi, tanda ada seseorang yang baru saja masuk ke Florist Love Mellyan.

"Ada yang bisa di bantu?" seru Yuda.

"Bisa kita bicara? Hanya berdua?" tanya orang yang baru saja masuk itu.

Yuda sedikit merasa ragu. Namun pada akhirnya pria manis itu pun mengangguk.

***

Kaki Yuda melayang di atas permukaan tanah. Kepala pria manis itu menunduk, menatap sepatu kets berwarna putih yang di kenakannya. Sedari tadi Yuda menunggu orang yang mengajaknya itu berbicara. Namun sepertinya tidak ada tanda-tanda orang itu mau mulai membuka suara.

Orang yang di maksud ialah Garry. Pria tampan yang sepertinya masih terjebak di labirin masa lalunya. Sekarang ini Garry duduk di ayunan yang berada tepat di samping Yuda.

"Ada apa?" putus Yuda memulai percakapan terlebih dahuli. Pria manis itu sudah muak dengan kebisuan Garry.

Pria tampan itu menoleh, menatap wajah manis Yuda dari samping. Netranya tak pernah bosan menatap figur di sampingnya itu.

"Kamu beneran mau pulang?" balas Garry balik bertanya.

Yuda terdiam untuk beberapa saat bertanya-tanya dari mana Garry mengetahui berita tentang kepulangan Yuda. Apakah Nenek Emelly yang memberitahunya?

Cukup lama pria manis itu terdiam, akhirnya Yuda pun menjawab, "Hemmm."

Tidak akan Garry sia-siakan kesempatan kali ini. Pria tampan itu pun beranjak berdiri menimbulkan suara gesekan rantai dengan tiang ayunan yang sudah berkarat. Kemudian berjalan beberapa langkah, lalu berhenti tepat di hadapan Yuda.

"Yuda," panggil Garry pelan. 

Pria manis itu menengadah. Menatap pria tampan bertubuh tinggi yang kini sudah berada tepat di hadapannya.

"Apa masih ada harapan buat kita berdua bisa bersama?" tanya Garry.

Tatapan pria tampan itu teduh. Berhasil sedikit menenangkan perasaan Yuda yang kacau balau benerapa hari kebelakang ini. Tatapan pria tampan itu juga menyiratkan sebuah harapan besar.

Garry meraih kedua belah tangan Yuda. Menggenggamnya erat. Kali ini Yuda tidak memberontak. Membiarkan pria tampan itu bertindak semaunya.

"Ikut aku pergi ke London, kita pergi dari sini bersama-sama. Di sana kita bisa memulai kehidupan baru, hidup bahagia bersama. Aku yakin pasti bisa buat kamu bahagia," seru Garry sangat yakin dengan ucapannya.

Pernyataan itu mirip dengan apa yang Nathan katakan dulu. Rongga dada Yuda terasa penuh, sesak. Pria manis itu menarik tangannya kembali, menjauhkannya dari Garry. "Maaf, tapi aku udah nggak percaya lagi sama yang namanya hidup bersama."

𝐒𝐞𝐱𝐲 𝐁𝐨𝐲 𝟐 | 𝐒𝐞𝐪𝐮𝐞𝐥 𝐒𝐞𝐱𝐲 𝐁𝐨𝐲 [𝐒𝐄𝐋𝐄𝐒𝐀𝐈]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang