Hai, capek ya? Nungguin works ini gak jelas dan lama banget endingnya? Wkwkwk. Sabar ya 😭🙏🏼
_ _ _ _ _ _ _ _
Yunho tersadar setelah 5 jam mendapatkan perawatan diruang ICU.
"Beruntung langsung dibawa kesini, kalau telat beberapa menit racunnya akan semakin menyebar ke seluruh tubuhnya" papar seorang dokter yang baru saja keluar dari ruangan depan Reena itu.
"Terimakasih dok, tapi kira-kira Papa saya keracunan apa ya dok? Apa mungkin makanan yang terakhir dia konsumsi?"
"Sejauh ini hanya itu alasan yang paling kuat, kemungkinan ada racun yang sengaja ditempatkan di makanan itu, sejenis sianida"
Selepas banyak berbincang dengan dokter tersebut, Reena dan Doyoung memasuki ruangan ICU dengan Yunho yang mulai sadar namun dengan wajah pucatnya.
"Hp Papa mana?"
"Pa, istirahat dulu"
"Gak bisa, Papa harus cari tau siapa pengirim nasi padang itu"
Reena menyerahkan Hp Yunho setelah memastikan sang Papa benar-benar membaik.
"Kamu balik aja sama Doyoung, biar nanti Mama kamu atau Jeno yang jaga Papa"
Reena mengangguk sekali lagi menuruti perintah Papanya.
Diperjalanan pikiran Reena masih memikirkan perihal nasi padang beracun itu. Jika makanan itu tertuju padanya, itu berarti ada seseorang yang sengaja akan meracuninya.
"Udah Ree, Papa lo baik-baik aja kok"
Reena melirik Doyoung yang masih fokus menyetir.
"Gue tau Papa pasti bakal sembuh, tapi gue bingung siapa dan apa tujuan pelaku mengirim racun itu ke gue, Kak"
"Udah ya, nanti gue bantu-bantu cari info sebisa gue. Sekarang kita makan dulu ya, setelah itu baru gue anter lo pulang"
Doyoung mengelus pucuk kepala Reena singkat. Reena pun mengangguk setuju.
_ _ _ _ _ _ _
Sesampainya di rumah, pemandangan pertama yang Reena lihat adalah Jennie dan anaknya yang sedang asik bercengkrama di ruang tamu.
"Eh Reena? Kok baru pulang?"
'Wait, kenapa dia yang berasa tuan rumah?'
"Suami aku, dimana?" Reena sekuat tenaga mengontrol emosinya, gak baik menurutnya untuk bersikap jelek di depan anak-anak.
"Di kamar, lagi mandi dan siap-siap"
Tanpa basa-basi, Reena langsung menuju kamarnya.
Taeyong yang berada di depan kaca dengan menyemprotkan parfume ke seluruh badannya menyadari kehadiran Reena.
"Eh sayang, kok telat balik? Aku telfon gak diangkat?"
Taeyong mendekat, berusaha memberikan pelukan namun dengan cepat Reena menepisnya.
"Kamu pasti belum tau, kalau Papa masuk rumah sakit lagi?"
"Hah? Papa sakit apa? Kenapa baru bilang?"
Reena diam, matanya mengedar ke sudut ruangan. Melihat koper yang terbuka dan berisikan baju-baju Taeyong.
"Kamu mau kemana?"
"Oh, itu... aku mau anter Jennie dan Vivian ke Kanada dulu ya. Bentar doang, aku langsung balik kok"
"Disituasi seperti ini kamu masih berniat pergi?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Perjodohan - Lee Taeyong [END]
Fiksi Penggemar[COMPLETE] [Mix Baku-non Baku] [REVISI] #4 - daniel (05/11/2021) #5 - lee taeyong #55 - taeil (05/11/2021) #73 - kun (05/11/2021) #120 - yuta (05/11/2021) #122 - johnny (05/11/2021) Menikah dengan orang yang dikenal hanya SATU bulan menjelang menik...
![Perjodohan - Lee Taeyong [END]](https://img.wattpad.com/cover/258566398-64-k817027.jpg)