Selamat malam, apa kabarnya?
Hari ini aku lumayan capek, cucian lagi banyak banget karena pakaian Calvin dicuci sama aku soalnya Ayah Ibuku sedang ke Subang menjenguk Nenek di sana. Tapi aku tetap senang karena sekarang Ibuku jadi sering ke Subang ngumpul sama saudara-saudara di sana. Malah tadi sore dia ngirim foto ke aku kalau di sana lagi pada ngeliwet trus ngerujak bareng. Aku ngejawab di pesan, 'Yahhh pengen banget ngeriung padahal Mah (emot sedih) Salam buat semuanya ya Mah.'
Mamahku :
Iya ramai di sini Kak, tetangga juga pada ngeriung akhirnya kekurangan buahnya buat rujak.
Ntar kalo Alvaro udah senggang kita rame-rame ke Subang ya (emot jempol idamannya).
Begitu jawab Ibuku di pesan whatsapp.
Sebenarnya aku enggan menulis bagian ini karena waktuku sudah sibuk sekali. Namun karena banyak desakan dan aku juga punya janji untuk kasih extra part, akhirnya aku memutuskan untuk menuliskannya, sekarang hari Rabu di pukul 22:43 malam dengan kondisiku sehat walafiat dan Alvaro yang baru saja terlelap karena kayaknya nih ya dia habis mabuk tapi nggak mau bilang ke aku padahal kan aku juga tahu. Senja juga baru aja tidur di pelukan Alvaro. Jadi maaf kalau banyak salah ketik soalnya juga udah mengantuk, kasih tahu aja ya.
Setelah penantian lama, sesuai dengan judul yang kutulis di atas sana berarti berkaitan dengan kelahiran anak keduaku yang agak sedikit berbeda dengan yang pertama. Mungkin karena ada sesuatu yang membuat gempar seperkawanan Alvaro yang jelas mengenai gengnya tidak kuceritakan di sini, melainkan ada di dalam bentuk cetaknya nanti. Bukannya aku enggan menceritakan tapi biarkan lah itu semua ada dalam buku saja.
Alasan mengapa kala itu dia sangat senang saat Alvaro tahu anak pertamaku dari Raffa adalah perempuan karena dia mau anaknya nanti adalah laki-laki. Dan terwujudlah mimpinya itu. Kuperjelas anak keduaku berjenis kelamin laki-laki dan tidak bisa kusangkal kalau dia tampan sedari bayi. Bukannya mau menyombong tapi begitu adanya.
Saat aku melahirkan, Ibu dan Ayahku sedang ada di Sukabumi mengurus kerjaan dan Nenek sedang sakit, pusing tujuh keliling katanya sehingga hanya Calvin pihak keluargaku yang menemani.
Mengenai waktu melahirkan akan kuceritakan tapi tidak sedetail saat kelahiran Senja karena yang ini agak hampir membuatku mati. Demi jelasnya cerita aku mengajak Sofiya, sahabat tercintaku untuk membantu menuliskan apa-apa yang terjadi baik di dalam ruang persalinan mau pun di luar ruangan supaya beberapa hal yang nggak aku tahu bisa tertulis di sini. Sehingga tulisan ini berasal dari dua sudut pandang yang kugabung supaya jadi tulisan yang bisa dibaca jelas sekiranya dimengerti.
Sofiya sudah cerita tadi sore saat mampir ke rumahku habis pulang dari Perpustakaan Nasional RI. Selama dia bicara aku mencatat beberapa poin pentingnya trus juga banyak ketawanya. Kayak aku suka nanggapin, "Seriusan?! Kok segitunya sih?!" Atau "Ah nggak mungkin masa iya?!". Tapi karena Sofiya tahu bahwa aku mau menuliskannya jadi agak serius ketika masuk ke persoalan saat aku tak berdaya hampir mati.
Jadi begini ceritanya.
Pukul dua siang saat aku sedang bebenah rumah tiba-tiba saja perutku agak sedikit mulas dan aku emang masih belum bisa membedakan mana mulas melahirkan dan ingin BAB, jadi aku langsung ke toilet kemudian saat mau ke wc yang kulihat adalah lendir seperti keputihan namun agak sedikit berwarna merah melekat pada pakaian dalamku, persis seperti saat mau melahirkan Senja. Dari situ aku yakin kalau hari itu waktuku melahirkan.
Meski sudah pernah, tapi tetap saja ada deg-degannya. Aku juga nggak langsung telepon Alvaro yang sedang di kantor dan berniat nanti saja sore saat dia pulang. Namun belum sampai jam empat sore, perutku agak mengencang dirasa dan mulasnya tuh agak sedikit berbeda. Mungkin karena laki-laki jadi yang kurasa nih ya, nggak tahu kalau orang lain, rasanya kayak bagian intiku mau jebol.
KAMU SEDANG MEMBACA
HAPPY STORY [SUDAH TERBIT]
RomanceNovel Happy Story sudah bisa dipesan! Ikutan juga Pre-order keduanya pada tanggal 18 Januari 2022. Semua berubah ketika aku dinyatakan : hamil. Kenyataan pahit itu harus kuterima walau sakit yang mendalam. Namun, semua kembali berubah ketika dia, m...
![HAPPY STORY [SUDAH TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/219210002-64-k723781.jpg)