Alea dan Andrean pulang dengan berjalan kaki, sejak tadi keduanya tak henti-hentinya berbicara. Pembicaraan mereka berdua tak habis-habis. Ada saja hal yang di bahas keduanya, seperti hal yang tidak penting.
"Btw motor vespa lo mana?" tanya Alea pada Andrean karna biasanya Andrean selalu mengendarai motor vespa putih miliknya.
"Motor gue rusak, jadinya di bengkel deh"
"Ohh jadi lo kerja buat bayar uang bengkel?" Andrean diam sejenak lalu mengangguk pelan.
Mereka melanjutkan perjalanan sembari menikmati pemandangan kota yang ramai. Mereka pun merasakan angin malam yang berhempus cukup kencang. Cuaca di kota pada malam hari memang lumayan dingin.
"Gimana perkembangan hubungan lo sama Sean?"
"Sama aja. Gaada yang berubah"
Selama beberapa hari Alea menikmati waktu bersama Sean, tidak ada perubahan yang terjadi. Masih sama seperti dulu, yang berubah hanya Sean selalu membicarakan soal Anna ke Alea, setiap detik dan setiap menit hingga membuat Alea jengkel.
Kemudian Alea beehenti berjalan, ia menatap ke atas langit. Terdapat banyak bintang yang berkilau dan juga bulan yang bersinar terang.
"Kalau gue nyatain perasaan gue ke Sean, apa gue bakal di tolak?"
"Kenapa lo gak nyoba aja? Lo gabakal tau jawabannya kalo lo gak nyoba"
"Tapi gue gamau. Gue takut hubungan gue sama Sean berubah kalo gue nyatain perasaan gue"
"Ya kalo gitu pendam aja terus, sampek lo nyesek sendiri" Andrean tersenyum miring lalu berjalan duluan.
"Andrean gue serius!!" Alea menyusul Andrean dan kini ia kembali berjalan beriringan dengan Andrean.
"Lo laper gak?" tanya Andrean
"Iya tapi gak terlalu laper banget"
"Mau beli martabak manis?"
Alea di ajak Andrean membeli martabak manis langganan Andrean. Di tempat itu ramai pembeli, mungkin karna martabak disana sangat enak.
"Mang pesen martabak manis spesial rasa cokelat susu ditambah keju" Andrean berbicara pada pedagang martabak tersebut.
"Okey siap dek Andre"
Tak lama martabak pun jadi,Andrean membayar dan langsung pergi bersama Alea. "Nih buat lo"
"Kok buat gue? Kan lo yang beli"
"Gue kan beli emang buat lo"
"Lo tau aja kalo gue suka martabak manis"
"Kapan-kapan mau gue beliin lagi?"
Alea langsung menggeleng ia merasa tidak enak jika Andrean terus-terusan membelikannya sesuatu.
"Kenapa? Apa karna harganya murah?" Alea langsung melotot, ia sama sekali tidak pernah berpikiran begitu.
"Enggak gitu, gue cuma enggak enak aja sama lo. Gini deh, nanti saat hari ulang tahun gue lo beliin aja. Sebagai hadiah, kalo lo mau aja"
Andrean tersenyum "Emang kapan ulang tahun lo?"
"Tanggal 27 November! Lo tau? Gue paling menantikan saat gue ulang tahun. Bukan karna pengen di rayain atau di kasi hadiah, tapi gue bahagia karna ulang tahun gue bisa barengan sama idola gue"
"Idola? Emang siapa idola lo?"
"Park Chanyeol. Dia idola gue" Alea menampakkan senyum manisnya, ia memang sangat menyukai Park Chanyeol, personil dari grup EXO tersebut.
"Yaudah tenang aja ntar kalo lo ultah, gue bukan cuma ngasi lo martabak manis tapi juga bakal ngajak idola lo itu buat ikut ngerayain"
Alea tertawa mendengar ucapan Andrean tadi, namun tawanya berhenti setelah melihat sesuatu yang agak mengejutkan.
Alea melihat Sean bersama Anna yang tengah berjalan berdua sambil berpegangan tangan. Alea pikir Sean sudah menjauh dari Anna namun kini di depan matanya mereka berdua jalan bersama tanpa sepengetahuan Alea.
Andrean menutup kedua mata Alea menggunakan telapak tangannya. Andrean juga mengajak Alea pergi dari situ. Andrean mengajak Alea duduk di sebuah bangku taman, raut wajah Alea yang tadinya ceria berubah menjadi sedih.
"Andrean.." ujar Alea lirih.
"Hm?"
"Gue udah mutusin bakal nyatain perasaan gue ke Sean. Walaupun nantinya gue di tolak, gue bakal ikhlas. Gue gamau nantinya gue nyesel karna gue gak jujur akan perasaan gue ke Sean"
Andrean menggenggam tangan Alea, kemudian menatap Alea dalam.
"Kalo emang itu keputusan lo, gue bakal dukung lo, Lea" Alea tersenyum, ia kembali menahan air matanya. Alea berusaha kuat, ia tidak mau menjadi wanita cengeng.
******
Apa Alea berhasil nyatain perasaannya ke Sean? Kalo iya, apa Sean bakal nerima perasaan Alea?
Tunggu jawabannya di Chapter selanjutnya. Bye bye✨
KAMU SEDANG MEMBACA
A L E A
Fiksi RemajaSelama 12 tahun menjalani persahabatan dengan Sean, Alea diam-diam menyukai Sean. Namun Sean malah menyukai seorang murid baru yang bernama Anna. Kemudian Alea bertemu dengan Andrean, ia juga sudah lama menyukai Anna. Mereka pun sepakat bekerja sam...
