Typo itu manusiawi kawan.
Polisi berhasil menangkap pelaku itu. Berita tentang penangkapan itu menyebar dengan cepat dan menjadi perbincangan hangat di Negeri Gingseng itu. Karena sang pelaku memang sudah lama menjadi dalang dari berbagai kasus kejahatan di Korea Selatan, pembunuhan, pemerkosaan, penggelapan dana, korupsi, merampok, perdagangan manusia, dan masih banyak lagi, hanya saja dia selalu lolos dari tangkapan polisi dan pandai bersembunyi. Namun, berkat pengakuan Yohan, pelaku itu bisa ditangkap beserta anak buahnya.
Warga Korea Selatan sangat berterima kasih kepada siapapun yang berhasil memberi info tentang pelaku kepada polisi. Pelaku itu, sebut saja Bos Park, sudah diamankan di penjara pusat, dan akan melaksanakan sidangnya sore ini.
Hana, Yohan, dan Sena yang menonton berita live itu tersenyum haru, walau Yohan tak mengerti bahasa yang disiarkan diberita, tapi Yohan dapat melihat bagaimana orang yang ia sebut monster sudah diborgol oleh polisi.
"Thank you, Hana noona," ucap Yohan, Hana yang mendengar itu langsung memeluk Yohan.
"Sekarang, bisa ceritakan bagaimana kau bisa bertemu dengan anak ini?" tanya Sena.
Hana menarik nafasnya lalu menceritakan semuanya.
"Maafkan aku, karena perbuatan gilaku, kau menjadi seperti ini," ucap Sena saat Hana selesai bercerita.
"Sudah lah Aunty, semua sudah berlalu," ucap Hana.
"Lalu, bagaimana kedepannya?" tanya Sena.
"Aku akan mengangkatnya menjadi adikku, masalah ekonomi, aku mampu membiayai hidupnya bahkan sampai dia dewasa," jawab Hana.
"Aunty bangga kepadamu," ucap Sena dan Hana hanya tersenyum.
Lalu tak lama Hana mendapatkan telephone, tanpa pikir panjang, Hana langsung mengangkatnya.
"Halo?"
"....."
"Ya benar, dengan saya sendiri."
"....."
"Sekarang?"
"....."
"Saya harus mendapatkan izin dokter untuk itu."
"...."
"Baiklah."
"...."
"Terima kasih kembali."
Lalu panggilan berakhir.
"Siapa?" tanya Sena.
"Polisi, mereka memintaku datang sebagai pelapor dan Yohan sebagai saksi di sidang sore nanti," ucap Hsna.
"Tapi kondisi Yohan baru saja siuman dari koma," ucap Sena.
"Itu dia, aku akan meminta izin kepada dokter," ucap Hana.
"Kalau begitu, aku yang akan meminta izin, kau disini saja," ucap Sena.
"Kau mau meminta izin dokter untukku?" tanya Hana memastikan dan Sena mengangguk.
"Baiklah, terima kasih Aunty," ucap Hana, Sena mengangguk tersenyum lalu keluar ruangan untuk meminta izin dokter.
KAMU SEDANG MEMBACA
SEOUL
Fanfiction"Apakah kalian berminat untuk menjadi idol di agensi saya?" [×NCT] . . . Cerita ini hanyalah FIKSI belaka!!! •Penulis amatiran •Kata tidak baku dan kata kasar bertebaran •Mohon maaf bila terdapat banyak kesalahan dalam penulisan Start - 7 Januari 20...
