71. Pengakuan

263 42 11
                                    

Typo itu manusiawi kawan.

"Jadi, maksud saya mengumpulkan kalian semua disini, adalah untuk membahas prihal berita yang tersebar, dan tentunya juga meminta maaf kepada pihak HBS karena tidak membicarakan ini sebelumnya," ucap Lee Sooman.

Saat ini, diruang rapat SM, BLACKCARD dan Huang Beomseok diundang Lee Sooman untuk membahas sesuatu, ada member NCT juga, tidak semua, hanya NCT 127.

"Tapi jika dilihat dari situasi, kita butuh banyak biaya untuk menutupi ini karena tidak hanya satu yang didapatkan dispatch," ucap Lee Sooman, semua menyimak.

"Jika dilihat dari kemungkinan, Taeyong-sii dan Seoyeon-sii lah yang lebih baik terpublikasikan, karena banyak pendukungnya juga pasca acara We Got Married," ucap Lee Sooman.

"Itu sebabnya kami menyetujui ini, sekali lagi saya meminta maaf atas nama SM Entertaintment atas kelancangan kami dalam mengambil tindakan ini," ucap Lee Sooman lalu membungkuk 90°

"Tidak perlu segitunya, menurutku, selama anakku nyaman, aku tak masalah, mau itu berdampak baik ataupun buruk untuk perusahaan," ucap Beomseok.

"Maaf menyela, Lee Sooman sajangnim tadi mengatakan kalau tidak hanya satu, siapa saja itu?" tanya Hayoon sedikit panik.

"Dari pihak SM selain Taeyong, ada Johnny dan Yuta," jawab LSM.

"APA?!" Yuta, Johnny, Hayoon, dan Jaehwa terkejut.

"Tapi mereka masih belum tau pasti, karna yang kami konfirmasi hanya Taeyong," ucap LSM.

"Kalau begitu, besok kita akan melakukan konferensi, walau banyak pendukungnya tapi tak luput juga dari pembencinya. Lebih baik selama berita ini masih panas, kalian berdiam lah di dorm, Taeyong dan Seoyeon, besok pagi datang menuju kantor pusat HBS untuk melakukan konferensinya. Bagaimana?" tanya HBS.

"Aku setuju," ucap LSM.

"Aku juga," ucap Taeyong.

Seoyeon masih melamun, Hana yang berada di sebelah Seoyeon lalu menyadarkan Seoyeon dari lamunannya.

"Ha? Eh, ya? Kenapa?" tanya Seoyeon.

"Kau tak apa?" tanya Hana.

Seoyeon menoleh kearah Hana, "Aku? Aku tak apa," ucao Seoyeon dengan susah payah menutupi keraguannya.

Hana tau betul, Seoyeon pasti takut akan membuat nama BLACKCARD hancur, Seoyeon juga takut impiannya yang ia tunggu selama bertahun tahun akan hancur sekejap karena percintaan.

Dengan perlahan namun pasti, Hana menggenggam tangan dingin Seoyeon dan berkata, "Semua akan baik-baik saja," ucap Hana.

Seoyeon menatap Hana dalam-dalam, lalu mengangguk mantap.

"Ok, kita akhiri sampi sini, terima kasih waktunya," ucap LSM lalu berpamitan satu sama lain.

Satu persatu orang mulai meninggalkan ruangan.

"Hana!" panggil Haechan dan Mark bebarengan.

Hana yang hendak keluar ruang lalu mengurungkan niatnya setelah mendengar namanya dipanggil.

SEOULTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang