Kasih Judul Sendiri (Tanda 20)

574 60 25
                                        


Dua minggu kedepan.

Ssat ini Leon berusha untuk membuat Freya percaya kepada dirinya, dan tidak butuh waktu yang lama. Leon berhasil membuat Freya percaya ke Leon, bukan percaya lagi. Tapi Freya sangat percaya ke Leon, kenapa? karena Leon selama dua minggu ini selalu ada di Hati Freya. Sudah menyelamatkanya, merawatnya, memberi kasih sayang, tidak mempetlakukan halyang buruk terhadap dirinya.

Hal-hal itu adalah hal yang sangat mustahil dapat Freya terima, karena semasa hidupnya. Ia hanya sebatang kara, ia/Freya sadar kalau dirinya itu tidak normal. Dulu saat ia umur puluhan tahun, dan tinggal disebuah desa. Ia tumbuh bersama-sama dengan anak sebayanya, dan sepuluh tahun kemudian. Tampilanya tidak berubah sedikitpun, tubuh nya tetap seperti anak sepuluh tahun.

Dan karena itu, penduduk desa percay kalau Freya itu penyihir. Entah apa yang ada di pikiran penduduk desa itu, Freya selalu di hina dan di pukuli sampai ia tidak sadarkan diri. Orangtua Freya? orangtua Freya sudah meninggal saat umurnya dua puluh tahun. Dan dinumur itulah ia lebih menderita, sebenarnya ia tinggal bersama sang Ibu,

Tapi Ibunya selalu menyiksa Freya hingga ia tidak dapat merasakan sakit lagi dari Siksaan Ibunya. Ibu Freya merasa kalau Freya itu anak Terkutuk, karena sang Ayah meninggal kan dirinya saat mengandung Freya. Sebab itu Freya merasa ia sebatang kara di dunia ini.

Tapi semua itu berubah saat ia diculik oleh Bandit dari desanya, dan di selamatkan oleh pemuda yang saat ini sedang duduk di depanya, Pemuda itu tak lain dan tak bukan adalah Leon, saat ini Leon sedang makan di meja Makan tentunya.

Freya selalu mendapatkan yang selama ini ia inginkan, dan ia juga mau mengakui kalau dirinya ini tidak normal kepada Leon.

"Ano... Leon..." Ucap Freya agak canggung.

"Ya ada apa?." Tanya Leon sambil melihat ke Freya.

"Sebenarnya..." Freya agak tidak percaya diri mau berbicara ke Leon.

"Hmmmm?." Leon melilah Freya dengan heran.

"Itu... aku... ini... tidak normal.." Ucap Freya sambil menundukkan kepalanya.

"Terusss...?" Tanya Leon yang sudah tau apa maksud dari pembicaraan ini.

"Aku selama ini tidak menua atau pun berubah penampilan dan...." Ucap Freya terpotong.

"Dan...?" Leon hanya terus mendesak biar Freya langsung ngomong.

"Dan aku sudah hidup selama seratus tahun Lebih." Ucap Freya dan langsung menundukkan kepalanya lebih rendah sambil memaikan jarinya.

Leon memandang Freya seperti melihat anak kecil yang memberitahu sesuatu yang ia sembunyikan, dan tingkahnya sangat mengemaskan.

"Apa!!." Teriak Leon pura-pura kaget, dan itu membuat Tubuh Freya bergetar hebat.

"Apa kamu sudah hidup sepama itu!? kalau begitu, kamu itu boleh Tidur dengan ku diranjang sekarang!!." Teriak Leon sambil berdiri dan menghampiri Freya.

Setelah itu Leon langsung menggendong Freya layaknya Tuan Putri, Freya sangat kaget dengan apa yang di lakukan Leon. Karrna Kaget ia hanya bisa diam saat di gendong Leon dan di bawa ke kamar. ←_←→_→ Aman kan?. Mau menikmati Loli Ilegal soalnya.

Lisa yang selama ini duduk disebalah Leon hanya menatap Kekasihnya dengan tatapan Kosong. Di dalam hatinya, "Dasar Pedopil." Lisa hanya bisa meneruskan makanya dan berdiri setalah makanannya habis, Lisa langsung ke tempat sarang burung untuk melihat situasi di sekitarnya.

Di dalam kamar.

Leon langsung meletakkan Freya ke Kasur dan Leon langsung membuka bajunya, Freya yang melihat itu hanya bisa terpana saja. Freya juga pernah melihat orang yang sedang bersetubuh tapi karena ia sanga polos, jadi Freya hanya mengabaikanya.

System GachaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang