24.

50.7K 4.8K 199
                                        

"Berani kamu menyakiti putriku Zayn Khalif?!"
— Ustadz Hamzah

"Berani kamu menyakiti putriku Zayn Khalif?!"— Ustadz Hamzah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

🤍

Zayn sedang kebingungan di rumah, ia melihat seluruh rumahnya tidak ada siapa-siapa. Rumah kosong, sepi, semua pintu kamar tertutup, tidak ada makanan apapun di meja. Zayn juga sudah melihat bingkah foto pernikahannya yang pecah.

"Hanum?"

"Astagfirullah pada kemana sih."

Zayn mengeluarkan hp dari kantung jasnya, ia mencari kontak ' Sweetie🤍 ' yang tak lain adalah kontak istrinya. Zayn berusaha menelpon Hanum dan tidak ada jawaban sama sekali, di chat pun hanya terkirim, tidak di baca.

TRING

Ada pesan dari Abi Angga yang muncul di layar hp Zayn. Zayn membukanya dan segera membalas pesan tersebut.

Abi
-------

"Kamu dimana?"

"Di rumah bi, kenapa?"

"Kesini sekarang, nggak pakai lama, abi tunggu."

"Iya abi."
--------

Zayn mengacakkan rambutnya, jika ketauan dengan Abi dan Uminya bahwa Hanum tidak ada dirumah ini akan membuatnya di marahi habis-habisan.

Akhirnya Zayn memutuskan untuk segera ke rumah Abi Angga dan Umi Dinda, di perjalanan ia terus menghubungi Aldi dan Bi Asri namun tidak ada jawaban.

Sesampainya dirumah Abi Angga dan Umi Dinda, Hanum tidak melihat sama sekali mobil Aldi, hanya ada sepatu Namira dan Faiz yang biasa mereka pakai jika pergi keluar rumah.

"Assalamualaikum." ucap Zayn.

Umi Dinda sudah duduk di ruang tamu dengan tatapan yang penuh emosi, ia tidak memakai cadarnya sekarang. Abi Angga menatap putranya yang masuk sambil senyum-senyum.

Zayn mendekat kepada kedua orang tuanya, ia berlutut lalu mencium tangan Abi Angga terlebih dahulu, kemudian saat Zayn ingin mencium tangan Umi Dinda tetapi Umi Dinda menepisnya dan justru menampar pipi putranya untuk pertama kalinya.

PLAAK!

Tamparan yang sangat kencang untuk Zayn, Zayn membelakan matanya, ia menatap Umi Dinda yang air matanya tertahan di kelopak matanya. Umi Dinda membuang muka, ia menyeka air matanya agar tidak jatuh.

"Umi," lirih Zayn sambil memegang pipinya.

"Umi, tenang." ucap Abi Angga.

Z A Y N (SUDAH TERBIT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang